5 Alasan Untuk Tetap Mempertahankan Pernikahan


perceraiyan

perceraiyanMempertahankan pernikahan dari perceraiyan memang sangat sulit sekali apa lagi hubungan rumah tangga kamu sudah tidak harmonis dan sering sekali terjadi pertengkaran terkadang perceraiyan merupakan jalan terakhir yang harus di ambil. Namun perceraiyan bukanlah hal yang baik yang harus kamu ambil hidup sendiri tampa pasangan setelah cerai terkadang juga tidak merubah hidup kamu  sebaliknya, memilih jalan cerai, mungkin juga bisa berakhir lebih buruk.

Memeprtahankan pernikahan mungkin menjadi alasan tersendiri  jika kamu menyimak alasan alasan berikut untuk tidak pisah dari pasangan kamu nah kamu ingin tahu apa aja itu simak 5 Alasan Mempertahankan Pernikahan berikut ini seperti di kutip dari vivanews.com.

1. No body’s perfect

Setiap pasangan suami istri, pasti mengalami masalah dalam menjalani rumah tangga. Berbagai problem rumah tangga akan selalu muncul sepanjang hubungan masih berjalan. Sebagian wanita mungkin berpikir, suami yang kaya dan santai bisa bikin hidup lebih bahagia. Namun, tak selamanya demikian. Kaya dan santai tidak akan sepenuhnya menghilangkan masalah Anda. Namun, kuncinya adalah, bagaimana Anda dan pasangan saling bekerjasama menyelesaikan setiap masalah rumah tangga yang terjadi. Saling kompromi dan menurunkan ego atas nama cinta.

2. Menemukan cinta baru tidak mudah.

Data statistik 2010 ditampilkan di Infoplease.com menyatakan bahwa 20,4% laki-laki dan 13,8% perempuan di atas usia 40 belum pernah menikah. Tidak diragukan lagi, jika Anda memutuskan untuk mengakhiri pernikahan dan memilih untuk mencari pendamping hidup baru, beberapa individu itu mungkin menjadi pasangan Anda. Oleh karena itu, alasan utama untuk tetap bertahan dalam pernikahan Anda adalah, Anda mungkin tidak dapat menemukan pasangan lain, terutama jika usia Anda lebih tua.

3. Anak-anak dari perceraian menderita.

Tak peduli berapa usia anak Anda, muda atau tua, mereka akan menderita ketika melihat orangtuanya berpisah. Dan sebuah penelitian pun mengungkap bahwa, anak-anak dari orang tua yang bercerai memiliki lebih banyak masalah perilaku daripada mereka yang berasal dari keluarga utuh. Sebelum memutuskan untuk bercerai, pikirkan kembali bagaimana dampak psikologis pada anak.

4. Keuangan Anda mungkin berkurang.

Uang memang bukanlah segalanya. Namun, banyak kebutuhan rumah tangga yang harus Anda bayar dengan uang, mulai dari membayar sewa rumah, tagihan listrik, biaya makan hingga kebutuhan lainnya. Menurut Guardian.com, laki-laki rata-rata menjadi signifikan lebih kaya setelah perceraian. Wanita, di sisi lain, justru mengalami penurunan sekitar seperlima pendapatan. Fakta ini, mungkin bisa jadi pertimbangan untuk Anda para wanita.

5. Revolusi seksual sudah berakhir.

Berniat untuk berpoligami atau poliandri? Coba pikir dua kali. Jika tak kenal betul dengan calon pasangan baru yang akan Anda pilih, hati-hati penyakit menular seksual bisa saja menyerang Anda. Berpikirlah bahwa, menikah monogami dapat memiliki kehidupan seks yang jauh lebih sehat, karena Anda tidak memiliki kecemasan atau bertanya-tanya apakah pasangan Anda bersih.

Baja Juga: 10 Pernikahan Paling Aneh di Dunia

10 Godaan yang Muncul Menjelang Pernikahan

More From: Gaya Hidup