Pengakuan Bule Pembunuh Polisi di Bali Ini Benar-Benar Mengejutkan, Kamu Mau Tahu ?


46406_65007_david taylor

Palingseru.com – Seorang bule bernama David James Taylor (33) dituduh telah membunuh anggota lantas Polsek Kuta Aipda Wayan Sudarsa Rabu (17/8) lalu. Namun, David terus membela diri dan mengatakan jika ia tidak melakukannya.

Bule berambut gimbal asal Inggris ini terus membela diri dengan apa yang dituduhkan padanya saat ditanya oleh penyidik Polresta Denpasar.

Kuasa hukum David, yaitu Haposan Sihombing, Minggu kemarin mencoba untuk memberitahukan pengakuan tersangka. Haposan menceritakan apa saja pengakuan kliennya saat menjawab 53 pertanyaan dari penyidik.

Salah satunya adalah tentang pengakuan tersangka jika Aipda Sudarsa hendak memperkosa Sara. Kejadiannya tepat di Pantai Kuta saat Sara dan David pulang ke homestay-nya, Kubu Kauh Beach Inn.

Baca juga : Ngeri Banget, Polisi di Kalimantan Barat ini Potong Dua Anaknya Yang Masih Balita Menggunakan Parang

“Di jalan menuju penginapan itu Sara cerita kepada David. Dia bilang tadi ada polisi tidak bagus. Saya didorong ke pasir, terjatuh, lalu ditindih. Saya teriak-teriak,” ucap Haposan meniru pengakuan kliennya, seperti dilansir jawapos.com

Saat itu Sara dan David sedang asyik bermain di bibir pantai pada pukul 21.00. Lalu, Sara meninggalkan tasnya di pantai yang gelap gulita.

Setelah puas bermain air, mereka kembali ke pantai tempat menaruh tas. Namun, mereka tidak menemukan tas Sara di kegelapan pantai itu.

Lalu, keduanya memutuskan untuk berpencar untuk mencari tas. Beberapa saat kemudian terdengar suara teriakan Sara minta tolong.

 

David pun dengan cekatan datang. Bahkan sekitar 4 orang ikut datang untuk membantu setelah mendengar teriakan tolong.

Beberapa orang itu lalu menghajar pria yang diduga menyakiti Sara. Hingga akhirnya belakangan diketahui pria itu adalah Aipda Sudarsa yang ditemukan tewas, Rabu (17/8) dini hari.

Setelah menyelamatkan Sara, keduanya pulang ke homestay-nya, Kubu Kauh Beach Inn. “Di jalan menuju penginapan itu Sara cerita kepada David. Dia bilang tadi ada polisi tidak bagus. Saya didorong ke pasir, terjatuh, lalu ditindih. Saya teriak-teriak,” ucap Haposan meniru pengakuan David.

“Saat Sara Connor selamat dari tindihan anggota polisi itu, dia langsung pergi. Yang jelas ada sekitar tiga atau empat orang laki-laki lokal yang membantuhnya kala itu,” paparnya lagi.

Sementara Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo hanya menjawab enteng, setelah pengakuan David tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Aipda Sudarsa.

“Namanya pengacara ya wajar dia melakukan pembelaan terhadap kliennya,” papar Kapolresta yang menggeser dan menggantikan peran Kombes Pol Anak Agung Made Sudana tersebut.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik