Ini 5 Alasan Kenapa Kamera Gak Boleh Digunakan di Dalam Museum


 

palingseru.com – Apakah kamu pernah berkunjung ke museum?

Jika pernah, pasti kamu pernah donk melihat plang atau peringatan berupa larangan untuk pengunjung. Nah, salah satu larangan yang paling ditentang saat memasuki museum adalah membawa kamera atau memotret seisi museum.

Larangan ini tentu saja disertai alasan kuat. Mau tahu apa saja? Berikut lima alasan kenapa kamera tidak boleh digunakan saat di dalam museum, dilansir Okezone.com, Kamis (27/10/2016):

1.Dapat merusak benda halus

Memotret di dalam museum dapat merusak lukisan atau benda halus. Ini karena cahaya atau lampu yang terpancar dari kamera sangat kuat. Dan jikalaupun tidak menggunakan cahaya kamera, ini juga akan mengurangi biaya restorasi mahal.

2.Mencegah pelanggaran hak cipta

Alasan kuat mengenai pelarangan ini berikutnya untuk mencegah pelanggaran hak cipta. Hak cipta dirancang untuk melindungi penulis, komposer, atau seniman.

3.Mencegah penjualan gambar

Nah, hal yang satu ini juga menjadi alasan kuat kenapa dilarang memotret di dalam museum. Pihak museum tidak ingin orang-orang yang mengambil foto itu untuk memanfaatkannya dengan penjualan gambar yang tidak legal.

Selain itu, pengambilan foto di museum juga bisa membahayakan keamanan dan mengundang pencuri untuk mengambil koleksi berharga di museum tersebut.

4.Mencegah antrean pengunjung

Ketika pengunjung ingin mengabil gambar, biasanya mereka langsung berhenti tanpa memikirkan keadaan sekitarnya. Dan ini bisa saja menimbulkan antrean pengunjung. Di sisi lain juga karena mengurangi biaya asuransi musem. Sebab, fotografer biasa mencari posisi sembarangan untuk mengambil gambar sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

5.Menikmati langsung koleksi museum

Alasan terakhir dari larangan ini yaitu ingin mengajak Anda untuk lebih menikmati pada benda-benda koleksi museum. Di sini Anda juga akan dapat pengetahuan akan sejarah benda-benda tersebut.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Taukah Kamu