Benarkah Perampok Rumah Dodi di Pulomas Pembunuh Bayaran ?


 

Palingseru.com – Kasus perampokan dan pembunuhan yang terjadi rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur, masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya.

Dalam insiden tersebut, sebanyak enam korban tewas yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian Amel (teman Gemma), serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok.

Keenam orang tersebut tewas karena kekurangan oksigen. Pasalnya, saat perampokan itu terjadi, keenam orang ini beserta lima orang lainnya disekap dalam kamar mandi yang hanya berukuran 1,5 x 1,5 meter tanpa ventilasi selama 17 jam.

Sementara lima orang yang berhasil selamat adalah dua anak pemilik rumah, Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22) dan Windy (23).

Terbaru, muncul fakta yang menyebutkan bahwa perampokan dan pembunuhan di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ini adalah pembunuh bayaran.

Lantas, benarkah fakta tersebut?

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengungkapkan bahwa, “Bukan pembunuh bayaran, tapi ini perampokan. Jadi jangan asumsikan dulu. Jadi jelas itu perampokan disertai pembunuhan dan penyekapan.” Demikian dikutip Liputan6.com.

Kini dua tersangka telah ditangkap. Mereka adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan tewas ditembak karena melawan aparat.

More From: Berita Menarik