Seperti ini Firasat Ibunda Sebelum Putrinya Jadi Korban Penyekapan di Pulomas


Palingseru.com – Kasus perampokan dan juga pembunuhan di Pulomas beberapa hari yang lalu, telah menewaskan enam orang di mana tiga orang korban yang tewas adalah satu keluarga.

Mereka adalah Ir Dodi Triono (ayah) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri dan Dianita Gemma Dzalfayla.

Meninggalnya satu keluarga ini membuat ibunda dari Diona dan Dianita yaitu  Almyanda Saphirra, merasa sangat sedih. Ia tak menyangka jika suami, dan dua anaknya akan pergi secepat ini secara mengenaskan.

“Saya berduka cita atas meninggalnya Pak Dodi dan anak-anak. Mohon doanya untuk anak aku. Doakan mereka khusnul khotimah semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya,” ucapnya sambil menangis saat ditemui di RS Kartika Husada, Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12), seperti dilansir today.line.me.

baca juga : Benarkah Perampok Rumah Dodi di Pulomas Pembunuh Bayaran ?

Almyanda sendiri tak menyangka jika kedua anaknya menjadi korban perampokan sadis tersebut. Sebelum meninggal ia sempat berkomunikasi dengan putrinya Gemma pada Jumat akhir pekan kemarin.

“Jumat terakhir anak saya bilang, Mamah I Love you, kangen terus ini Gema. Dia bilang mamah saya sudah belajar salat itu aja,” ucapnya lirih sambil menahan air matanya.

Wanita berkerudung ini mengaku mengetahui jika anaknya menjadi korban perampokan dari bekas tetangganya.

Ia pun masih bersyukur jika satu putrinya masih selamat, yaitu Zanette Kalila Azaria.

“Alhamdulillah (kondisi anet) mohon doanya,” katanya.

More From: Berita Menarik