Dituduh Berbuat Mesum, Cewek Ini Dipaksa Bercinta dan Ditonton Pelaku


 

Palingseru.com – Sungguh malang nasib cewek di Kabupaten Indagiri Hilir, Riau ini. Dia dituduh melakukan tindakan asusila, dan kemudian disuruh melakukan hal tak senonoh dengan teman prianya yang akhirnya disusuli oleh para pelaku.

Mengutip dari merdeka.com, kejadian ini terjadi pada Selasa (17/1/2017), sekitar pukul 21.00 WIB.  Saat itu,  kedua korban yang merupakan laki-laki dan perempuan hendak melewati jalan Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, secara tiba-tiba datang kedua pelaku berinisial H (40) dan U (44). Kedua pelaku datang langsung menuduh korban telah berbuat asusila.

Sontak saja tuduhan tersebut dibantah oleh kedua remaja tersebut. Namun kedua pelaku tidak mempercayainya dan malah memaksa kedua remaja untuk berhubungan badan layaknya suami istri di depan mereka.

“Karena takut, kedua korban terpaksa melakukan yang diperintahkan kedua pelaku tersebut. Setelah selesai, pelaku H menyuruh pelaku U dan remaja pria untuk pergi mengambil sepeda motornya. Sedangkan korban tinggal berdua bersama pelaku H,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung.

Tak ingin melewati kesempatan, H memaksa remaja putri berusia 16 tahun itu untuk melayani nafsunya di semak-semak. Bejatnya, hal itu dilakukan secara paksa.

“Setelah perbuatan tersebut selesai, pelaku H mengajak korban keluar dari semak dan berjumpa dengan pelaku U dan remaja pria teman korban. Kemudian kedua pelaku langsung pergi meninggalkan kedua korban di lokasi kejadian,” sambung Dolifar.

Sesampainya di rumah, kedua remaja ini langsung mengadu pada orangtuanya. Oleh orangtuanya, hal tersebut dilaporkan ke Polsek Kateman.

“Akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap dan telah diamankan di Polsek Kateman untuk penyidikan lebih lanjut,” tutur Dolifar.

Akibat perbuatan tak senonohnya itu, kedua pelaku pun dijerat dengan pasal 76D dan pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014, perubahan UU no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

More From: Berita Menarik