Presiden Amerika Ini Ternyata Hampir Dipengal oleh Jepang saat Perang Dunia II


 

Palingseru.com – Sebuah fakta mencengangkan tentang mantan presiden AS yang ke-41, George HW Bush, terkuak dari sebuah buku berjudul The Flyboys, karya James Bradley, anak salah satu anggota mariner yang mengibarkan bendera AS di Pulau Iwo Jima, sebagaimana dikutip Tribunnews.com.

Dalam buku tersebut, menceritakan perjalanan para penerbang AS, yang salah satu di antaranya adalah George HW Bush, yang selamat setelah pesawat mereka ditembak jatuh usai melakukan pengebomann di Chici Jima.

Chici Jima adalah sebuah pulau kecil berjarak sekitar 1.120 kilometer sebelah selatan Tokyo pada September 1944.

Kedelapan orang yang terjatuh dari pesawat itu kemudian diajukan ke pengadilan militer Jepang. Di sana, mereka disiksa, dipukul, dan kemudian dieksekusi dengan cara dipenggal, ditusuk bayonet atau bambu runcing.

Empat penerbang dibunuh oleh tim dokter di pulau Chici Jima. Hati serta daging paha korban diambil untuk disantap oleh beberapa perwira senior Jepang.

Namun lain halnya dengan Bush. Meski terjatuh dari pesawat, Bush berhasil lolos dari maut. Ini karena pesawatnya jatuh di sisi pulau yang lebih jauh dibanding kedelapan penerbang lainnya itu.

Kemudian Bush diselamatkan sebuah kapal selam angkatan laut Amerika Serikat, USS Finback.

Saat berhasil naik ke kapal selam, Bush merasa seperti berhalusinasi. Dia juga sempat mengeluarkan sepenggal kalimat kepada para penyelamatnya.

“Senang bisa naik ke kapal ini,” begitulah ucapnya.

Bush yang berhasil selamat dari tugas negara lantas mendapat sebuah penghargaan.

Meski merasa bangga, namun tak dipungkiri bahwa ia masih terus selalu membayangkan wajah-wajah kedelapan penerbang yang berjuang bersamanya saat itu.

“Mengapa saya diselamatkan dan apa yang diinginkan Tuhan dari diri saya? Menurut saya ada semacam takdir dan saya diselamatkan untuk sesuatu yang lain,” ujar Bush.

“Dan saya, selalu memikirkan kedelapan rekan saya itu,” tambah Bush kepada Bradley.

More From: Berita Menarik