Anjing Ini Setia Banget, Ia Terlihat Temani Pemiliknya yang Sudah Meninggal sampai ke Liang Lahat


Palingseru.com – Masih ingat dengan kisah anjing bernama Hachiko?

Hachiko adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu yang dijadikan sebagai anjing peliharaan Profesor Hidesaburo Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo, Jepang, sebagaimana dikutip Wikipedia.

Profesor Ueno memelihara Hachiko ketika ia berusia 53 tahun.

Singkat cerita, semenjak hadir di kehidupan Profesor Ueno, Hachiko menjadi hewan peliharaan yang bisa dibilang ‘sangat setia’ pada tuannya. Setiap hari dia selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang.

Bahkan terkadang ia mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Kemudian ia kembali lagi ke stasiun pada petang hari untuk menjemput majikannya. Dan seterusnya hal itu terus lakukan.

Sampai akhirnya, Profesor Ueno mendadak meninggal dunia pada 21 Mei 1925.

Hachiko terus menunggu majikannya yang tak kunjung pulang, dan tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno, Hachiko masih tidak mengerti kalau majikannya telah meninggal.

Hachiko terus menjemput majikannya di stasiun. Kisah Hachiko menunggu majikannya di stasiun mengundang perhatian Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Salto menulis kisah sedih tentang Hachiko sampai akhirnya kisah tersebut terkenal.

Kisah kesetiaan Hachiko juga menyentuh seorang pematung bernama Teru Ando. Dia membuat patung Hachiko dan dipajang di Stasiun Shibuya.

Kisah Hachiko kini tinggal menjadi kenangan.

Namun tak disangka, sosok Hachiko juga ada di Kampung Air Jernih, Terengganu, Malaysia.

Anjing putih dengan bercak coklat itu memiliki jiwa setia seperti Hachiko. Anjing tersebut bahkan turut mengiringi kepergian sang majikannya yang telah meninggal.

Padahal perjalanan yang ia tempuh tidaklah dekat. Anjing itu terus berlari mengikuti mobil hingga 3 km.

Ketika sampai di liang lahad, anjing itu terus melihat ke arah kuburan. Dia diam dan meletakkan tubuhnya ke tanah di samping kuburan yang digali untuk majikannya. Dia bahkan enggan meninggalkan tempat tersebut ketika peti mati akan diturunkan ke kuburan, melansir Tribunstyle.com.

Dia baru mau meninggalkan tempat itu setelah dibujuk oleh seseorang, namun itu pun tidak berlangsung lama. Anjing itu kembali di dekat kuburan.

Momen inilah yang membuat para netizen menguraikan air mata. Mereka merasa terharu saat anjing mengejar konvoi itu.

Namun ada pula beberapa netizen yang mengkritik konvoi karena tidak memberikan kesempatan anjing malang itu untuk ikut naik ke mobil.

“Mereka setidaknya harus memberikan anjing itu ikut naik. Hanya ingin bersama pemiliknya, itu sebabnya tidak keberatan berjalan jauh. Anjing malang, “kata seorang netizen.

More From: Berita Menarik