Ngeri! 10 Tradisi Aneh Ini Masih Ada Sampai Sekarang, Salah Satunya Ritual Makan Mayat

Palingseru.com – Seiring berkembangnya zaman, pengaruh budaya asing kian meluap. Hal ini jelas memberikan dampak buruk tersendiri, terutama bagi orang-orang yang masih memegang teguh budaya tradisional. Tidak menutup kemungkinan jika suatu saat budaya tradisional akan tergeser dan tenggelam.

Meski begitu, nyatanya masih ada sejumlah suku yang masih mempertahankan tradisi budaya mereka di tengah era globalisasi.

Suku apa saja?

Berikut Palingseru merangkumnya dalam 10 Suku Yang Memiliki Tradisi Aneh Dan Mengerikan, seperti dikutip TribunTravel.com :

1.Suku Amerika Asli

Tak banyak yang mengetahui bahwa negara maju ini masih terdapat orang-orang primitif. Mereka adalah suku Amerika Asli.

Suku ini terkenal dengan tradisi mereka, yaitu berdoa kepada Roh Agung dan Pohon Kehidupan dengan cara menari-nari di bawah teriknya Matahari. Di tarian ini, akan dipersembahkan satu orang untuk menahan sakit ketika kulit dadanya ditusuk.

Kemudian dikaitkan ke pohon, yang dilanjutkan bergerak ke depan dan belakang untuk melepaskan diri dari kaitannya itu.

2.Suku Afrika Barat

Afrika memang terkenal dengan orang primitif serta orang-orang yang berpegang teguh dengan hal spiritual. Salah satunya adalah suku ini.

Mereka memiliki sebuah ritual bernama Voodo, yang di mana menjadikan seorang sebagai perantara Roh Bumi, Sakpata.

Kemudian orang itu tidak sadar selama tiga hari tanpa makan dan minum karena tubuhnya kerasukan roh Bumi.

3.Kaum Buddha di Tibet

Tradisi yang datang dari kaum Buddha berikut ini jauh lebih mengerikan. Di mana mereka meninggalkan jenazah ke tanah lapang terbuka untuk dimakan oleh burung pemakan bangkai.

Bahkan tak jarang mereka memotong-motonfg jenazah agar lebih mudah terurai.

4.Self-Flagellation

Ritual ini dilaksanakan tiap bulan Muharram untuk memperingati kesyahidan cucu Nabi Muhammad, Hussein.

Para pria dalam ritual ini mendera dan memukul tubuh mereka dengan mata pisau yang dikaitkan dengan rantai.

5.Suku di Desa Bunlap, Kepulauan Pasifik

Jika suku-suku di atas memiliki ritual yang berhubungan dengan darah, lain halnya dengan suku yang berada di Desa Bunlap, Kepulauan Pasifik ini.

Ritual yang dinamakan Gkol ini mirip seperti olahraga bungee jumping.

Meski demikian, ritual ini tetap bisa mengancam nyawa mereka.

6.Umat Tao

‘Festival Sembilan Dewa Kaisar’, itulah nama ritual umat Tao di Penang, Malaysia.

Di ritual ini, seseorang harus berjalan di atas api tanpa menggunakan alas kaki. Tujuannya, untuk pemurnian jiwa. Bagi umat Tao, api adalah zat yang mensucikan dan mengusir pengaruh jahat.

7.Suku di Madagaskar

Di Madagaskar, ritual Famadihana bermakna “kembalinya tulang belulang.”

Ritual ini diadakan setiap dua hingga tujuh tahun sekali. Ritual ini dilaksanakan dengan menggali kembali kuburan keluarga dan kerabat, kemudian dilakukan tradisi menari bersama-sama sebelum dikuburkan kembali.

8.Suku di Phuket, Thailand

Perayaan masokis merupakan festival vegetarian tahunan di suku tersebut.

Para pesertanya diharuskan menusuk pada bagian wajahnya dengan benda tajam seperti pisau, pedang, atau kait.

Dalam ritual ini, dipercaya para dewa memasuki tubuh mereka, membawa keberuntungan dan melindungi masyarakat dari kejahatan.

9.Suku Yanomami

Suku Amazon Yanomami memiliki sebuah ritual khusus bagi orang yang telah mati. Di mana tubuh orang mati dikremasi dan abunya dimakan para anggota suku dengan pisang yang telah difermentasikan.

Dengan melakukan ritual ini, suku Yanomami percaya, roh yang telah mati tetap hidup bersama mereka.

10.Suku Aghori Babas

Suku yang terletak di Varanasi, India ini terkenal dengan ritual memakan jenazah.

Mereka percaya ketakutan terbesar manusia adalah kematian. Oleh karena itu, mereka memakan orang mati agar melawan rasa takut mereka dan juga memohon pencerahan.

Suku ini memakan jenazah yang tidak dikremasi dan dibiarkan mengapung di Sungai Gangga.

5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Lihat Juga

Apa Komentar Kamu