Seperti Ini Nih 15 Lambang Kota di Indonesia saat Zaman Penjajahan Belanda. Pasti Belum Pernah Kamu Lihat

Palingseru.com – Bagi kamu yang senang traveling di wilayah-wilayah Indonesia tentu sudah sangat familiar dengan lambang kota. Bukan begitu?

Seperti lambang kota yang terdapat di Surabaya. Di mana ada dua patung ikan (sura) dan buaya (baya) yang terlihat sedang berkelahi.

Nah ternyata, sebelum Indonesia merdeka, tepatnya saat Indonesia dijajah Belanda, kota-kota besar di Indonesia ternyata memiliki lambang yang berbeda dari lambang yang sekarang.

Jika zaman sekarang lambang kota lebih kental dengan legenda cerita ataupun sejarah kota tersebut, lain halnya dengan lambang zaman dahulu yang lebih mendominankan sebuah tembok benteng di atasnya.

Daripada semakin penasaran, yuk intip foto-fotonya yang dihimpun dari brilio.net dari seorang netizen bernama Purnawan Basundoro.

1.Jakarta

Lambang Kota Batavia dengan motto yang terkenal dari Gubernur Jenderal VOC Jan Pieterzoon Coen, pendiri Kota Batavia. Di bawahnya terdapat motto yang berbunyi ‘Dispereert niet’, yang berarti jangan putus asa.

2.Bandung

Masih mendominan sebuah tembok benteng di atasnya, hanya saja Kota Bandung terdapat sungai mengalir yang melambangkan daerah yang dialiri sungai. Dan di bawahnya terdapat motto ‘Ex Undis Sol’ yang artinya mentari muncul di atas gelombang.

3.Surabaya

Sama seperti sekarang, lambang Kota Surabaya di zaman penjajahan Belanda juga memakai dua hewan buas, yakni ikan hiu dan buaya.

4.Malang

“Malang Nominor, Sursum Moveor” atau Malang Namaku, Maju Tujuanku, itulah semboyan yang digunakan dalam lambang Kota Malang pada masa Hindia Belanda.

5.Magelang

Dalam lambang Kota Malang terdapat sebuah paku. Paku ini melambangkan bukit Tidar, yang dipercaya sebagai pakunya Pulau Jawa, atau ‘Pakuning Tanah Jawi’.

6.Madiun

Unsur utama dari lambang Kota Madiun adalah gambar dua gunung, yaitu Gunung Lawu dan Gunung Wilis. Dan mengalir di bawahnya sungai Bengawan Solo.

7.Tegal

Lambang Kota Tegal dipresentasikan dengan perahu layar, yang melambangkan sebagai wilayah bahari.

8.Medan

Pada masa Hindia Belanda, lambang yang dipakai Kota Medan adalah daun tembakau.

9.Padang

Tepat di bawah lambang Kota Padang, terdapat motto yang bertuliskan ‘Salus Populi Suprema Lex’, yang berarti keselamatan rakyat itu adalah hukum tertinggi suatu negara.

10.Semarang

Lambang Kota Semarang terdiri dari seorang anak perawan dengan kepala menggunakan sebuah mahkota. Tangan kirinya memegang sebuah jangkar, sementara tangan kanannya memegang kepala singa yang pada kakinya nampak memegang 19 buah anak panah.

11.Cirebon

Dengan memakai simbol tiga anak udang, lambang Kota Cirebon memiliki semboyan “Per Aspera Ad Astra”, yang artinya menuju bintang melalui jerih payah.

12.Bogor

Buitenzorg, itulah nama Kota Bogor pada masa Hindia Belanda. Kala itu, lambang Kota Bogor terdiri dari perisai yang terbagi menjadi tiga bagian.

13.Sukabumi

Kota Sukabumi merupakan salah satu kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Barat. Sebelum berstatus kota, Sukabumi hanyalah dusun kecil bernama Goenoeng Parang.

14.Pekalongan

Lambang Kota Pekalongan menggambarkan tempat penangkapan ikan laut, yang di mana terdapat jaring dan ikan.

15.Makassar

Terakhir datang dari Kota Makassar. Di lambang ini, tergambar sebuah pohon dengan pedang yang menancap di batangnya.

5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Lihat Juga

Apa Komentar Kamu