Waduh! Seperti Ini Fakta parhnya pesta seks Kelompok Gay selama 4 Hari yang berhasil digerebek Polisi


Palingseru.com – Kelompok gay merupakan kelompok penyuka sesama jenis khususnya laki laki dan kali ini polisi berhasil melakukan pengerebekan pesta seks kaum gay.

SEperti dikutip dari merdeka.com Dua kamar di salah satu hotel Jalan Diponegoro, Kecamatan Wonokromo, sudah dipesan seseorang sejak Sabtu (29/4) sampai Selasa (2/5). Ternyata sang pemesan sudah menyiapkan pesta seks khusus kelompok gay.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur menggerebek pesta tersebut. Ditemukan 11 orang berada dalam kamar 314 dan tiga orang di kamar 303.

Pada saat pihak kepolisian datang lima dari 14 orang berada di satu ruangan. Mereka tengah asyik nonton video porno yang memang beredar khusus untuk pria penyuka sesama jenis.

“Ada yang tidak menggunakan pakaian sama sekali, dan kesemuanya adalah laki-laki,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Minggu (30/4).

Polisi menemukan kondom baik yang baru maupun bekas, serta sampah-sampah tisu yang ada di dalam kamar tersebut. Sebelum menggelar pesta kaum homo di Surabaya, mereka sempat mengadakan acara di Madiun. Namun, tidak ada respons dari para undangan.

Pesta seks ternyata diinisiatori oleh Andre (43). Andre sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha rental PlayStation (PS) di wilayah Jombang. Andre juga yang menginisiasi dengan mem-broadcast undangan party gay menggunakan BBM di wilayah Madiun..

Untuk pesta di Surabaya ini undangan diminati banyak kaum gay dari beberapa kota seperti Sidoarjo, Madiun, Jombang hingga Yogyakarta. Termasuk dari Kota Surabaya sendiri. Para peminat dikenakan biaya Rp 50 ribu sampai 100 ribu rupiah untuk menjadi member dan masuk ke dalam kamar yang sudah disiapkan.

“Sebagai inisiator dan fasilitator, saudara Andre juga memberikan kondom baru pada orang yang datang, kemudian mencatatkan dan berbagi peran antara satu dengan yang lainnya untuk menerima tamu.”

Andre juga menjelaskan kepada para undangan yang datang tentang tata cara menjadi member acara. “Para tamu kemudian menunjukkan hasil transfer atau menunjukkan pembayaran secara langsung ke panitia acara. Setelah itu baru dia boleh masuk ke dalam kamar yang sudah disiapkan,” sambungnya.

Andre sendiri dibantu Luki untuk menyiapkan acara. Luki berperan mempersiapkan flashdisk yang isinya video kaum homo untuk dipertontonkan. Tentu video diputar atas kesepakatan dengan peserta lain selama ada di dalam kamar.

Luki juga melakukan hubungan menyimpang bersama empat peserta party gay dan saling mempertontonkan adegan menyimpang kepada para undangan yang lain. Termasuk mereka yang tidak sedang dalam persenggamaan menyimpang.

“Artinya mereka mempertontonkan persenggamaan menyimpang itu di muka umum. Kemudian kami memeriksa enam saksi yang pada saat acara hanya sebagai penonton dan ikut di dalam kamar tersebut,” papar Shinto.

Shinto juga mengatakan, para peserta party gay ini berasal dari pelbagai kalangan. “Ada mahasiswa, seorang IT, pedagang, EO freelance, photografer dan lain-lain,” tandasnya.

Selain soal pesta, polisi juga menemukan sebilah golok di dalam mobil Mitsubisi Strada Triton L 9651 H milik salah satu peserta party gay.

Ke 14 pelaku dijerat Pasal 32, 33, 34 dan Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44/2008 tentang Pornografi, dan atau Pasal 45 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Mereka juga akan dijerat Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Pemberian Bantuan dan Bersama-Sama Melakukan Tindak Pidana, serta Pasal 2 UU Darurat Nomor 12/1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik