Cara 5 Garong Mengeksekusi Sopir Taksi Online ini Sadis banget dah!

Palingseru.com – Aksi pembunuhan sadis yang menimpa driver taksi online, Edwar Limba alias Ewa (35) terus diselidiki dan dikembangkan pihak kepolisian.

Belakangan, pihak Polda Sumsel telah berhasil menangkap 3 orang dari 5 pelaku.

Mereka adalah Ari Tri Sutrisno (31), pekerjaan sopir, warga Jalan Papera Kel. 20 Ilir Kec. Ilir Timur I Palembang, Adi Saputra Simamora alias Ucok (26), pekerjaan sopir, warga jalan Hj. Maksum Talang Betutu RT. 41 Kec. Sukarami Kel. Talang Jambe Palembang, dan Aldo Putra Zainudin alias Yung-yung (24), pekerjaan buruh pabrik, warga Jalan Kapten Anwar Sastro Lrg. Kulit No. 1452 RT 028/RW 009 Kel. Sei Pangeran Kec. Ilir Timur I Palembang, demikian dikutip Tribunnews.com, Kamis (31/8).

“Pelaku yang tertangkap pertama kali adalah Ari dan Ucok, setelah itu kita memancing Aldo, hingga bisa tertangkap juga,” terang Direskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo didampingi Kasubdit III AKP Erlintang Jaya.

Sementara dua pelaku lainnya, Irwan dan Roni masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Roni diketahui merupakan pelaku utama yang menjerat leher Ewa.

Sebagaimana diungkapkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi. Dia menjelaskan bahwa korban dieksekusi oleh Roni, saat berada dalam perjalanan di Simpang 3 Jalan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Korban kemudian dijerat dengan sling baja. Menurut Agung, korban sempat melakukan perlawanan karena melihat bukti di plafon mobil yang tersiram darah.

via: tribunnews.com/ Edwar Limba alias Ewa

“Oleh saudara Aldo kemudian ditusuk, 7 tusukan di tubuh korban, sedangkan rekannya Roni menjerat leher korban. Setelah korban meninggal, korban dibuang ke Sembawa (Jalan Balai Penelitian Sembawa, Banyuasin),” katanya.

Untuk motif pembunuhan sendiri, Agung menegaskan bahwa pembunuhan ini murni untuk menguasai harta korban, bukan aksi demo dari sopir angkot beberapa waktu lalu.

“Untuk itu, jadi perhatian kita. Terlebih dihubung-hubungkan dengan unjuk rasa sopir angkot, tapi ternyata tidak ada hubungan. Ini murni motif harta, mobil sebenarnya mau diambil tapi bensinnya habis dan dibawa dulu ke semak-semak (di Jalan Hj.Maksum Talang Betutu Rt. 41 Kec. Sukarami Kel. Talang Jambe Palembang).”

“Saat hendak diambil, sudah keburu ditemukan warga,” kata Agung saat rilis di Mapolda Sumsel, Selasa (29/9).

“Ini jelas termasuk berencana, siapa berbuat apa. Mereka berkumpul untuk rapat, bawa sajam, sling baja dan lainnya,” ujarnya sembari menyebut otak pembunuhan masih terus didalami.

“Kita akan kenakan pasal berlapis untuk tersangka ini,” tambahnya lagi.

5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Apa Komentar Kamu