Polwan Menyamar Untuk Pancing Begal Agar Keluar, Ini Yang Terjadi Kemudian


Palingseru.com – Penyamaran seorang polisi wanita (Polwan) untuk memancing komplotan begal diwarnai ketegangan.

Dilansir Liputan6.com, saat itu, tepatnya pada Senin 11 September 2017 malam, Bripda Nadia berpakaian seperti warga sipil pada umunya. Dengan sepeda motor maticnya, Bripda Nadia pun mulai melintasi Jalan Benteng Jaya atau persisnya di belakang Robinson pinggir Sungai Cisadane, yang kebetulan saat itu sangat sepi, dengan seorang diri.

“Saya yakin pelaku pasti akan melancarkan aksinya, riwayatnya kan mereka mengincar wanita yang mengendarai sepeda motor seorang diri. Jadi saya mempersiapkan diri,” tutur Nadia.

Dan ternyata, benar saja. Tak lama setelah itu, tiba-tiba datang seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor. Dia memepet motor Nadia dan berusaha merampas semua barang berharga yang sengaja dibawa olehnya.

Meski sempat terjatuh, tapi akhirnya Nadia berhasil menahan pelaku.

Pelaku berinisial TF itu pun langsung dibekuk oleh tim yang mengawasi Nadia dari kejauhan.

Menurut Kapolres Mtreo Tangerang Kombes Harry Kurniawan, TF memang sudah lama diincar polisi. Hanya saja saat ingin diamankan, pelaku selalu berhasil kabur.

Meski demikian, pihak polisi telah berhasil menangkap rekan-rekannya yang juga kompolotan perampok.

Mereka adalah SH, AK, dan HD.

“Mereka sudah merampok 11 kali dari 22 Juni sampai 6 September 2017 kemarin. Tujuh kali merampok di Tangerang, empat kali di luar Tangerang,” terang Hery.

Keempat anggota ini, kata Herry, punya perannya masing. Tiga orang sebagai spesiali perampok atau penjambret, sedangkan satunya lagi menjadi penadah dan mencairkan uang hasil perampokan.

“Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Herry.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik