Anak Orang Kaya Ini disuruh Ayahnya Jadi Orang Miskin, gini nih jadinya. Cuman dikasih bekal Rp 100 ribu

   

Palingseru.com – Tak dipungkiri kalau selama ini kita selalu mempunyai pikiran bahwa menjadi anak orang kaya itu sangat nikmat.

Bagaimana tidak, dengan harta kekayaan yang dimiliki orangtua, kita bisa membeli apapun yang dimau, dan mendapatkan sejumlah fasilitas mewah.

Akan tetapi Hitarth Dholakia mematahkan stigma tersebut.

Sebelumnya, Hitarth adalah anak miliarder sekaligus pebisnis berlian terkenal di India yang bernama Savji Dholakia. Harta kekayaan keluarganya ditaksir mencapai AS$940 juta atau sekitar 12,8 triliun, melansir intisari.grid.id.

Meski orangtuanya menyandang status sebagai ‘orang terkaya’ di negaranya, namun kehidupan Hitarth justru berbanding balik.

Ia tinggal di sebuah kostan atau lebih tepatnya rumah singgah murah bersama 17 orang lainnya, dengan harga sewa hanya 100 rupe atau sekitar Rp 21 ribu per bulan di sebuah kota kecil di pedalaman India, Hyderabad.

via: intisari.grid.id

Hal ini terjadi pada Hitarth karena ayahnya ingin membuat dia bisa merasakan secara langsung penderitaan dan kesakitan orang miskin. Alasannya, agar sang anak kelak nanti bisa lebih menghargai sesama manusia ketimbang uang.

Hitarth pun merantau hanya dibekali uang senilai 500 rupee atau sekitar Rp 105 ribu untuk bertahan hidup.

“Saya adalah lulusan AS, memiliki lisensi pilot serta pemegang sertifikat GIA Diamond Grading, namun tidak ada yang membantu saya di Hyderabad. Setelah sampai sini, saya mulai mencari pekerjaan karena saya hampir tidak punya uang,” ungkap Hitarth.

“Saya tidak tahu kota, budaya, dan bahasanya. Saya takut, tapi yakin. Dengan uang di dompet dan tak ada telepon, saya tiba di Hyderabad dan mulai hidup baru.”

Tiga hari setelah menginjakkan kaki di Hyderabad, Hitarth akhirnya diterima bekerja oleh sebuah perusahaan makanan internasional dengan gaji 4000 rupee atau Rp 841 ribu.

Namun sayangnya tak bertahan lama, Hitarth hanya sanggup bekerja selama 5 hari.

Selama itu Hitarth terus bergonta-ganti pekerjaan, sampai akhirnya dia berhasil mengumpulkan uang 5000 rupee atau Rp 1 juta dalam sebulan. Jumlah yang sebenarnya sangat kecil dibandingkan uang saku sekolahnya dulu, namun jauh lebih bernilai di mata Hitarth sekarang.

via: intisari.grid.id

Hingga pada masa akhir percobaannya, adik perempuan Hitarth, Krupali berkunjung ke rumah singgahnya untuk menjenguknya.

Dan saat menginjakkan kaki di tempat tinggal kakaknya selama dua bulan, kalimat yang langsung terucap dari mulut Krupali adalah “Aku sangat syok saat datang ke Hyderabad dan terutama melihat tenpat tinggal kakakku.”

“Sungguh sebuah tempat di luar bayanganku. Namun aku sangat bangga kepada kakakku yang bisa menjalani tradisi ini,” ungkapnya.

Ya, menjalani kehidupan miskin usai menyelesaikan kuliah memang menjadi tradisi keluarga Dholakia.

Kakak Hitarth, Pintu Tulsi Bhai Dholakia (31) sebelumnya juga pernah merasakan hidup miskin. Dan kini ia telah menjadi CEO di perusahaan Hari Krishna Exports Pvt Ltd.

5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Apa Komentar Kamu