Kenapa Wanita Sering Menyalahkan Pelakor dibanding Pasangannya Sendiri? Mungkin ini Beberapa Alasannya


via: today.line.me

Palingseru.com – “Pelakor”, sebuah istilah yang santer diperbincangkan publik belakangan ini, dengan seiring maraknya foto maupun video pelabrakan yang beredar luas di media sosial.

Ya, orang ketiga menjadi sasaran amukan dari pasangan sah memang bukan menjadi rahasia umum.

Hal tersebut bisa dikatakan wajar, tapi yang menjadi pertanyaan “kenapa wanita sering salahkan pelakor dibanding pasangannya?”

Seakan-akan perselingkuhan itu berasal dari si pelakor. Padahal, perselingkuhan juga tidak akan pernah terjadi jika si pria tidak membuka ‘pintu’ untuk masuknya perselingkuhan. Nah mengenai ini, beberapa alasan ini mungkin bisa menjadi penguat kenapa wanita selalu menyalahkan pelakor, melansir today.line.me.

Gagal Mempertahankan Hubungan

Helen Fisher, PhD, biological anthropologist and senior research di Kinsey Institute, menuturkan kebanyakan di dalam suatu hubungan, wanita merasa jika dia lah sosok yang wajib menjaga hubungan.

“Kita selalu merasa kalau wanita bertanggung jawab memelihara hubungan.”

“Ketika sebuah hubungan berakhir, manusia punya kecenderungan alami untuk meyakini kalau wanita nggak berhasil menjaga hubungan itu,” katanya.

Merasa ‘Aman’ Saat Melampiaskan Kekecewaan

Karena dalam perselingkuhan ini pelakor memiliki kesalahan, wanita lebih mudah melampiaskan ketakutannya pada si pelakor dalam kondisi penuh emosi. Di samping itu, hal tersebut dilakukan juga karena ada rasa lebih aman untuk menyalahkan wanita pelakor daripada pasangan karena rasa cinta yang masih ada.

“Wanita enggan berhadapan dengan kemungkinan putus dan menjadi single, yang bisa sangat menyeramkan untuk dialami, ujar psikolog klinis Brandy Engler, PsyD.

‘Silau’ dengan Karisma Pasangan

Di sisi lain, yang membuat wanita enggan melampiaskan rasa amarah bergejolak di hatinya saat mengetahui perselingkuhan pasangannya, yakni karena karisma yang dimiliki si pria.

Beberapa pria dengan citra baik selalu mendapat pengecualian untuk disalahkan atas perselingkuhan. Terlebih lagi rasa cinta terhadap pasangan yang begitu besar, yang membuat wanita enggan menyalahkan pasangannya.

More From: Cinta