Pria ini Beli Rumah Seharga Rp 4 Miliar, Saat Pindah Ia Kecewa Berat dan Temui Banyak Hal yang Janggal


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Bekerja keras sampai tidak bertemu dan berkumpul bersama keluarga demi membeli rumah impian seharga 4 miliar Rupiah, Bryan Don justru dibuat kecewa.

Pasalnya, rumah yang baru ia beli jauh dari ekspektasinya.

Seperti dilansir TribunStyle.com, Bryan pindah ke rumah barunya di kawasan Ollerton Grange, Liverpool, tiga hari sebelum natal.

Ia sengaja pindah saat itu karena ingin merayakan hari natal di rumah barunya, rumah dari hasil kerja keras dan keringatnya.

Tapi apa boleh daya, baru saja pindah, ia sudah dihadapi dengan berbagai masalah.

“Ada bekas air di langit-langit, garis-garis di plester, dan tidak ada rumput yang diletakkan di kebun belakang karena terlalu basah untuk meletakkan rumput,” jelas pria 42 tahun tersebut.

via: tribunnews.com
via: tribunnews.com

“Padahal aku membayar sekitar Rp 4 Miliar untuk rumah ini, dan memberikan biaya tambahan sebesar Rp 227 juta untuk peningkatan kualitas bangunan,” lanjutnya.

Bukan cuma itu, lemari pakaian bahkan dibangun dengan sangat buruk.

“Aku tidak bisa menutup pintu geser cermin, begitu pakaian dimasukkan ke dalam,” ujarnya.

Bryan melanjutkan, putranya tidak dapat bermain di luar kebun keluarga yang baru ketika mereka pindah, karena kurangnya rumput dan kondisi tanah yang becek.

“Kami bahkan tidak bisa membuang sampah karena itu tergenang,” katanya.

via: tribunnews.com

Bryan mengaku merasa sangat kecewa, karena perjuangan dan kerja kerasnya selama ini seakan tak terbayarkan.

“Ini dimaksudkan menjadi rumah impian, karena itu aku bekerja keras hingga tidak bisa melihat keluarga sepanjang waktu.”

“Ini benar-benar menghebohkan. Harapan kami berjalan masuk dan dimanjakan dengan mimpi kami.”

“Ini benar-benar mimpi buruk dari neraka,” tandas Bryan.

Sementara itu, pihak property Morris Home menegaskan jika mereka berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh Bryan, sembari menunggu cuaca membaik.

Perwakilan properti mengatakan:

“Kami sangat memperhatikan kualias rumah kami dan mohon maaf.”

“Pada kesempatan ini, pelanggan kami tidak sepenuhnya puas.”

“Kami percaya telah membahas ini, dan masalah apa pun sekarang sepenuhnya akan kami selesaikan.”

“Kami akan bekerja di waktu yang tepat sesuai dengan keinginan pelanggan, tapi untuk saat ini kami akan menunggu cuaca membaik.”

More From: Berita Menarik