Duh! Peserta Ujian SBMPTN ini Melahirkan di Toilet, sempat 3 Kali Izin ke Toilet!


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) yang berlangsung di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, mendadak dibuat riuh oleh seorang peserta.

Pasalnya, peserta yang teridentifikasi berinisial IR itu kedapatan melahirkan di toilet.

Mengutip TribunStyle.com, kejadian berawal saat IR mengeluh perutnya sakit dan meminta izin ke toilet saat ujian sesi kedua baru berlangsung sekitar 30 menit atau sekitar puku; 11.15 Wita.

IR bolak-balik ke toilet hingga 3 kali banyaknya.

Tapi tidak ada kecurigaan sama sekali saat itu.

Hingga akhirnya saat IR kembali ke toilet untuk ketiga kalinya, pengawas ruangan yang turut mengantarnya ke toilet mendengar teriakan.

Sang pengawas sempat bertanya pada IR, namun dia menjawab tidak ada apa-apa.

Merasa ada yang janggal, pengawas pun langsung melaporkan hal ini kepada posko pusat untuk meminta bantuan medis.

Tak lama kemudian, 3 anggota tim medis tiba di toilet, namun IR menolak ditolong bahkan melarang mereka untuk masuk.

“Kami sempat mendengar ia teriak beberapa kali. Teriakan kedua dan ketiga itu terdengar seperti orang mengedan,” kata dr Irda Yulianti Dahri, seorang anggota tim medis.

Tak hanya itu, tim medis juga mendengar suara air diguyur sangat banyak dari dalam kamar mandi.

“Setelah lebih dari 30 menit menunggu, kami mulai berpikir untuk mendobrak pintu karena menurut kami ini hal yang tidak lazim,” lanjut Irda.

“Tetapi tiba-tiba ia (IR) keluar dari dalam kamar mandi dalam kondisi basah kuyup. Ia kelihatan lelah dan ada bercak-bercak darah.”

“Kami sebenarnya curiga ada sesuatu, mungkin pendarahan atau keguguran, tetapi kami tidak menemukan apapun di dalam kamar mandi.”

Setelah keluar dari toilet, IR kembali ke ruangan untuk melanjutkan ujian yang sudah ia tinggalkan, namun tidak diizinkan tim medis karena kondisi kesehatannya mengkhawatirkan.

Ia baru diperbolehkan melanjutkan ujian jika sudah diperiksa oleh dokter di rumah sakit.

Akhirnya, IR bersedia untuk dibawa ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin yang terletak hanya beberapa ratus meter dari lokasi ujian.

Sekitar pukul 12.00 Wita, ketika tim medis dan IR sedang berada di rumah sakit, seorang petugas kebersihan kampus bernama Suri (41) masuk toilet untuk membersihkan.

Tapi ia tiba-tiba dibuat terkejut oleh tangisan bayi.

Suri berusaha mencari sumber suara itu hingga akhirnya menemukan sesosok bayi di dalam bak kloset yang tertutup rapat.

Bayi malang seberat 1,4 Kg tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin untuk mendapatkan penanganan.

Sementara di sisi lain, IR yang dicurigai oleh tim medis dinterogasi.

IR pun tak bisa berbuat apa-apa, selain mengakui perbuatannya.

Atas peristiwa tersebut, IR didiskualifikasi dari tes SMBPTN.

Ini terjadi bukan karena ia kedapatan melahirkan, melainkan tidak mengikuti ujian hingga selesai.

More From: Berita Menarik