Ini Nih 4 Kisah Tragis Tragedi Kecelakaan Kapal di Indonesia yang banyak Memakan Korban Jiwa


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Masyarakat Tanah Air kembali diterpa kabar duka atas tenggelamnya Kapal Motor Lestari Maju. Insiden yang terjadi pada Selasa (3/7/2018) di perairan lepas Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan ini merupakan tragedi kedua di tahun ini setelah karamnya KM Sinar Bangun yang tenggelam di utara Danau Toba beberapa waktu lalu.

Kapal ini dilaporkan mengangkut lebih dari 130 penumpang dan memuat sejumlah kendaraan seperti mobil, motor dan juga truk.

Tidak hanya mengangkut penumpang dan kendaraan, kapal tersebut juga membawa uang tunai milik Bank Sulsebar senilai Rp 30 miliar, yang diperuntukkan membayar gaji ke-13 PNS di Selayar.

Tapi untungnya uang tersebut berhasil diketemukan. Namun tidak dengan para penumpang. Sejak Selasa hingga Rabu (4/7/2018) pukul 03.30 WITA dinihari saja, sudah dinyatakan 30 korban yang meninggal dunia.

Namun ternyata ada jumlah korban tenggelam yang lebih banyak dari itu. Ya, dilansir TribunTravel.com, tercatat ada empat tragedi kapal tenggelam di lautan Indonesia yang menelan korban terbanyak hingga ratusan orang.

1.KMP Tampomas II
via: tribunnews.com

Tragedi pertama ini terjadi pada 25 Januari 1981.

Sampai saat ini, tragedi ini dikenang sebagai kecelakaan kapal paling tragis di Indonesia. Betapa tidak, 143 penumpang harus meregang nyawa dalam insiden ini.

Sementara 288 lainnya menghilang.

Penyebab karamnya kapal Tampomas ini sendiri akibat cuaca dan salah satu penumpang.

Saat itu, laut sedang terjadi badai hebat hingga menyebabkan kebocoran di beberapa bagian mesin kapal.

Akibatnya, bahan bakar pun menjadi merembes ke beberapa bagian.

Di saat bersamaan, seseorang tidak sengaja membuang puntung rokok dan kemudian menimbulkan percikan api.

Meski sempat dilakukan upaya pemadaman, namun api tetap menjalar hingga akhirnya terjadi ledakan besar dan membuat kapal miring menjadi 45 derajat dan kemudian tenggelam secara perlahan di kepulauan Masalembo-Laut Jawa.

2.KM Boven Digoel
via: tribunnews.com

Tragedi ini terjadi pada 8 Juli 2005 sekitar pukul 23.15 WIT saat kapal motor melakukan perjalanan dari Merauke ke Tanah Merah.

Penyebabnya, kapal ini kelebihan muatan.

Dalam laporan, kapal seberat 150 ton ini disebutkan mengangkut lebih 200 penumpang (seharusnya hanya mampu menampung 153 penumpang), serta membawa alat-alat berat seperti dua buah buldoser, 600 sak semen, besi beton, bahan bakar minyak dan masih banyak lagi.

Akibatnya, kapal tak dapat mengimbang dan kemudian ditelan air laut secara perlahan.

Sebanyak 14 penumpang dan dua awak kapal berhasil diselamatkan. Sementara 100 penumpang lain hilang, dan 84 orang tewas.

3.KM Levina I

Tragedi kapal tenggelam yang menelan banyak korban berikutnya adalah KM Levina I.

Kejadian ini terjadi saat kapal melakukan perjalanan dari Jakarta ke Pulau Bangka. Saat itu, kapal mengalami kebakaran dan menelan korban sebanyak 51 orang.

Sementara 290 penumpang lain berhasil diselamatkan.

Selain akibat kebakaran, karamnya kapal ini diduga kelebihan penumpang. Angkatan Laut menyatakan jika penumpang yang dihangkut lebih dari 350 orang.

Yang lebih memprihatinkannya, awak media dan petugas investasi yang melakukan penyelidikan dalam kapal juga menjadi korbannya.

Satu orang dinyatakan tewas dan tiga orang lainnya hilang.

4.KM Sinar Bangun
via: tribunnews.com

Terakhir, adalah KM Sinar Bangun yang karam di utara Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) lalu.

Diperkirakan sekitar 200 penumpang hilang dalam insiden ini. Sementara 3 orang meninggal dunia, dan 21 orang selamat.

Meski daftar korban yang hilang sangat banyak, namun sayangnya pada Selasa, 3 Juli 2018 lalu, proses pencarian korban secara resmi dihentikan.

Penghentian pencarian ini diputuskan setelah melakukan perundingan antara pihak pemerintah dan keluarga. Dan keluarga korban semuanya menyetujui dan mengikhlaskan kepergian keluarga mereka.

More From: Berita Menarik