Padahal Sudah Dinyatakan Tewas oleh Dokter, Warga Lihat Keanehan ini pada Tubuh Pemuda yang Dipatuk Ular Peliharaannya


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Rizki Ahmad, pemuda asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang dipatuk King Kobra peliharaannya saat memamerkannya ke orang yang melakukan olahraga pagi di Bundaran Besar Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (8/7/2018) lalu kini dinyatakan meninggal dunia.

Rizki sebelumnya sempat baik-baik saja setelah dipatuk hingga akhirnya dia merasa pusing, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Doris Sylvanus.

Sesampainya di rumah sakit, kondisi Rizki kian memburuk. Ia bahkan sampai harus dipindahkan ke ruang ICU karena mengalami koma.

Beberapa jam setelah dirawat di ruang ICU, dokter menyatakan bahwa Rizki telah meninggal dunia. Kabar kematian Rizki ini lantas membuat keluarganya berduka, bahkan kabar duka ini sudah menyebar ke media sosial.

Tapi mengejutkannya, jenazah Rizki hingga saat ini belum dimakamkan oleh pihak keluarga. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh seorang pengguna Facebook bernama Zekoy PRJ.

Ia mengatakan kalau jenazah Rizki masih berada di rumahnya di Jalan Danau Rangas Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya dan belum dimakamkan, karena pihak keluarga tengah melakukan sebuah ritual untuk menyelamatkan nyawa Rizki.

“Pada hari ini, senin sore tadi Riski Ahmad (korban gigitan ular king cobra peliharaan sendiri) ditunda untuk dikebumikan karena pada saat mau dimandikan separo dr badan korban masih terasa hangat dan mengeluarkan keringat. Dalam kesempatan ini juga para warga Danau Rangas berkumpul dan bergegas mendatangkan orang pintar (prnawar racun ular, seperti d foto). Kita hanya bisa berdo’a kepada TYME. Semoga diberikan keajaiban…amiin,” tulis Zekoy, melansir TribunnewsBogor.com.

via: tribunnews.com
via: tribunnews.com

Dalam ritual tersebut, Rizki akan ditempatkan bersama ular kobra peliharaannya di halaman rumah yang sudah diberi tenda kelambu serta ditutupi kain.

via: tribunnews.com

Kabarnya, pengobatan ini akan dilakukan hingga tiga hari ke depan.

“Ini adalah usaha kami, memang dari pihak rumah sakit sudah menyatakan meninggal, tetapi setelah jenazah kami bawa pulang, ternyata semakin tampak ada tanda-tanda membaik, karena dari tubuhnya, mengeluarkan keringat dan sempat bernafas,” ungkap Ayah Rizki, Suwardi Duyen.

More From: Berita Menarik