Videonya Jadi Viral, Ternyata ini Alasan Imam Salat di Bali Tetap Bertahan dan Gak Lari saat Terjadi Gempa


via: today.line.me

Palingseru.com – Bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok dan Bali pada 5 Agustus lalu tidak hanya menyisakan kerusakan dan kesedihan, namun juga berbagai kejadian viral.

Salah satunya video seorang imam yang tetap bertahan dan melangsungkan salat meski musala tengah diguncang gempa.

Tak disangka, videonya kini telah mendunia. Beberapa media asing menyorot aksinya dan menjadikan headline dalam pemberitaan mereka. Media asing yang dimaksud diantaranya The Guardian, Times of Israel, The Express Tribune di Pakistan dan Kuwaiti Times.

Semenjak videonya viral, identitas sang imam pun terkuak. Dia adalah Arafat, imam salat di Musala As-Syuhada, Denpasar, Bali.

Diungkapkan oleh takmir musala As-Syuhada, yakni Pungkasandi Putra, Arafat sebenarnya bukanlah imam tetap di tempat ibadah tersebut. Menurutnya, Arafat menjadi imam salat baru sepekan ini.

“Dia tinggal di sekitar musala. Dia datang sesekali untuk salat wajib, dan kebetulan di musala kita tidak ada imam tetapnya. Jamaah itu pada dorong-dorongan menyuruh untuk maju jadi imam. Baru seminggu ini (jadi imam),” tutur Pungkasandi, dilansir today.line.me.

Saat gempa berlangsung, Pungkasandi menjelaskan bahwa posisinya saat itu berada di belakang mimbar.

Meski panik dan takut, ia tetap melanjutkan ibadahnya hingga selesai dan baru setelah itu lari keluar dari musala untuk mengamankan diri.

“Sudah terasa seperti bangunan itu mau rubuh. Sebenarnya awal-awal merasakan gempa itu tidak terlalu kencang, jadi pas bacaan salat Al Fatihah di ujung mau ‘amin’ itu baru agak keras,” ceritanya.

“Setelah itu terasa goncangan gempa yang keras disertai bunyi-bunyi dari atap, kayu-kayu, plafon, genteng-genteng itu kayak mau jatuh. Baru pada lari,” tambahnya.

More From: Berita Menarik