Pasti Kamu Bingung Kenapa Hari ini Dolar Biasa Naik Tinggi, Begini Nih Penjelasan Sederhananya


via: merdeka.com

Palingseru.com – Dalam beberapa waktu pekan terakhir ini nilai tukar uang dolar terhadap rupiah mengalami peningkatan. Puncaknya pada Selasa (4/9/2018) sore kemarin, di mana rupiah berada di kisaran 14.935 per dolar AS.

Adapun penyebab anjloknya nilai mata uang yakni berimbas dari krisis Argentina.

Dikutip merdeka.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, masalah krisis Argentina tidak hanya berdampak pada mata uang Indonesia, namun juga mata uang negara di Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia (ringgit) dan Thailand (baht).

Selain itu ada sentimen kenaikan suku bunga the Federal Reserve pada September sebabkan rupiah melemah, serta kebijakan-kebijakan ‘nyeleneh’ Presiden AS Donald Trump.

“Presiden Trump kan suka mengeluarkan statement yang membuat gaduh, seperti trade war, sampai memecat pejabatnya,” kata Kepala Riset Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih.

Hal-hal tersebut, lanjut Lana, kemudian membuat investor tidak nyaman dan memilih untuk menarik uangnya dan memegang dolar AS secara cash atau yang disebut sebagai ‘save haven currency’.

Sedangkan dari dalam negeri, pergerakan nilai Rupiah dipengaruhi oleh indikator pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemerintah sampai saat ini terus mencari cara untuk mengatasi masalah ini.

“Kami mohon maaf permintaan kedua, di mana pemerintah selalu menyampaikan kondisi negara lain, faktanya memang begitu,” tuturnya.

More From: Berita Menarik