Jack Ma Tak ingin Mati di Kantor Jadi Alasan Dirinya Untuk Pensiun dari Alibaba Grup


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Memiliki harta kekayaan berlimpah, sukses dan memiliki perusahaan besar ternama ternyata tak membuat hidup seorang Jack Ma bahagia dan sejahtera.

Ya, selama ini kita pasti selalu beranggapan bahwa menjadi orang kaya adalah hal yang sangat menyenangkan, karena bisa membeli dan memiliki apa pun yang kita inginkan.

Tapi faktanya, ada banyak waktu dan momen yang harus dilewatkan demi mendapatkan kekayaan tersebut.

Hal inilah yang membuat pengusaha China, Jack Ma memutuskan untuk pensiun dari profesinya sebagai CEO perusahaan jual beli online Alibaba.

Pada sebuah forum di Rusia, ia mengungkapkan alasannya untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda dalam memimpin perusahaan. Selain itu, ia sudah merasa lelah dengan rutinitasnya sebagai pemilik perusahaan. Ia ingin kembali hidup sederhana dengan menjadi seorang guru bahasa Inggris, profesinya di masa lalu.

Jack Ma bahkan mengatakan bahwa dirinya menyesal telah mendirikan Alibaba pada 1999.

Pasalnya, sejak Alibaba tumbuh jadi perusahaan raksasa di Tiongkok, ia harus bertanggungjawab mengendalikan perusahaan yang menghidupi 86 ribu karyawan.

“Salah satu kesalahan terbesar saya adalah mendirikan Alibaba. (Pada awalnya) saya hanya mencoba untuk membangun bisnis kecil, namun tumbuh semakin besar dan akhirnya menuntut tanggungjawab leboh dan masalah yang lebih besar,” katanya.

Ia juga menyesali atas waktu yang selama ini lebih banyak ia gunakan untuk perusahaan.

“Setiap hari kesibukan saya hampir seperti presiden, saya tidak memiliki kekuatan. Saya tidak memiliki kehidupan saya,” ujar Jack Ma.

“Saya hampir menghabiskan waktu 870 jam di udara tahun lalu (2016), dan tahun ini saya menghabiskan lebih dari 1.000 jam,” lanjutnya.

“Ketika saya pensiun nanti, saya harus memiliki waktu untuk bermain golf di pantai. Saya lebih memilih mati di pantai, bukan di kantor,” tutur Jack Ma, demikian mengutip Tribunnews.com.

More From: Berita Menarik