Tsunami Terjang Palu, Ada Kapal Melintang di Tengah Kota!


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Hampir semua bangunan termasuk tempat ibadah di Kota Palu mengalami kerusakan akibat bencana gempa dan tsunami.

Sementara korban yang mengalami luka dan meninggal belum bisa dipastikan sampai saat ini.

Seperti diberitakan Tribunnews.com, gempa sebanyak 13 kali mengguncang Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi. Gempa terjadi diakibatkan aktivitas sesar geser Palu-Koro, hingga menyebabkan tsunami di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5-1,5 meter, pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sudah memberi peringatan mengenai akan terjadinya bencana tsunami, tapi 30 menit kemudian peringatan itu diakhiri.

“Peringatan tsunami telah kami keluarkan sekitar lima menit setelah kejadian gempa. Terpantau dari saksi mata di lapangan, ketinggian muka air laut mencapai 1,5 meter,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

“Namun, kemudian setelah kita pantau, tsunami datang, air naik semakin surut. Dengan surutnya air yang teramati, maka peringatan dini tsunami kami akhiri,” sambungnya.

Akibat tsunami tersebut, sebuah kapal terseret ke daratan dan melintang di tengah jalan, yang berlokasi di Kacamatan Mamboro, Kota Palu.

More From: Berita Menarik