Dikira Hilang! Pramugari ini Bagikan Cerita Dirinya Berhasil Lolos dari Amukan Tsunami Palu


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Tria Aditia Utari, pramugari maskapai Garuda Indonesia ini juga ikut membagikan pengalaman mengerikannya saat gempa dan tsunami terjadi di Palu.

Melalui Insta Story-nya, Tria mengisahkan sebelum bencana terjadi, ia beristirahat di kamar Mercue Hotel, Palu. Saat itu beberapa kru maskapai Garuda Indonesia telah memberitahukan kepadanya mengenai soal gempa. Tapi karena dirinya sudah terlalu lelah, ia pun tak menghiraukan dan melanjutkan istirahatnya.

Tak disangka, selang beberapa menit, hotel yang ia tempati bergetar hebat, bahkan seluruh isi ruangan ikut bergoyang.

“Aku ga berani lihat ke belakang, gempa 7,7 SR yang singkat itu rasanya lama sekali ngebuat kami ga bisa angkat badan sendiri untuk berdiri,” potongan cerita Tria, seperti dilansir TribunStyle.com.

Namun akhirnya Tria memutuskan untuk keluar hotel bersama rekan sekamarnya, Kartika dan dua orang lainnya.

Rooftop hotel adalah tempat yang dipilih Tria bersama temannya untuk menyelamatkan diri. Benar saja, ia merasa aman di tempat tinggi tersebut. Tapi sebelum sampai ke rooftop, langkah Tria sempat terhenti karena ia membantu seorang wanita tua yang kepalanya bocor akibat terjatuh.

Tapi fakta kembali berkata lain, saat dirinya sudah merasa aman, teriakan seseorang membuatnya terkejut yang menyebut adanya tsunami.

“Udah setengah lari tiba-tiba ada bapak-bapak teriak ke aku ‘mbaa balik kesini, bahaya ada tsunami datang,” kenangnya.

Ia pun kembali naik ke rooftop.

Beberapa saat kemudian, tsunami pun berlalu, dan di saat bersamaan matanya melihat pemandangan mengerikan, di mana menyaksikan beberapa mayat wanita yang tergenang usai dibawa terjangan tsunami.

Dan itu rupanya belum berhenti. Tsunami kembali terjadi, bahkan tsunami kedua ini diklaimnya lebih besar dari yang pertama hingga membuat ia dan sekelompok orang mencari tangga untuk bisa naik ke rooftop yang lebih tinggi.

Meski harus ikut menyaksikan kengerian bencana itu, Tria bersyukur dirinya masih bisa selamat dan bertemu dengan rekan-rekan di maskapai penerbangannya.

Tria dan rekan-rekannya yang selamat kemudian dievakuasi ke tempat yang lebih aman, sebelum akhirnya diterbangkan ke Makassar dengan pesawat Hercules milik TNI.

More From: Berita Menarik