Pria Thailand Yang Tinggal di Dalam Goa ini Bikin Heboh Setelah Ngaku Tiduri Banyak Turis Asing di Dalam Gua!


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Di saat orang-orang berlomba-lomba untuk mendapatkan hunian di kota, yang jelas fasilitasnya, pria Thailand ini justru memilih untuk tinggal di dalam gua bekas tambang emas.

Akan tetapi, pria bernama Chatupoom Losiri ini kini justru jadi incaran polisi, sejak kisah kehidupannya di dalam gua tersebar di media sosial.

Bukan karena hak atas kepemilikan gua tersebut, tetapi aksi kontroversinya dengan para turis wanita.

Dilansir TribunWow.com, Chatupoom kedapatan meniduri puluhan turis wanita. Ia bahkan mengunggah beberapa foto turis wanita tanpa busana yang tidur di dalam guanya.

Ia mengatakan bahwa meskipun dia “sangat lelah” dari malam sebelumnya, namun dia masih bisa “minum kopi dan bermeditasi” saat para wanita tersebut masih tidur di pagi hari.

via: tribunnews.com

Para netter yang berang melihat unggahannya itu sontak mengecam aksinya dan melaporkannya ke polisi.

Belakangan, polisi telah mendatangi gua yang terletak di pulau Koh Phangan tersebut.

“Pejabat di Koh Phangan telah menyelidiki situasi dan melakukan pemeriksaan latar belakang pada orang tersebut,” ungkap Kepala Polisi Kairik Kraisong.

Namun, polisi tak dapat menangkap Chatupoom karena ia tidak melanggar hukum. Meski demikian, petugas akan terus memantau situasi.

“Distrik Koh Phangan telah menanyakan pada pemilik tanah apakah dia akan terus membiarkan Chatupoom tinggal di daerah itu atau memintanya untuk pergi,” katanya.

“Sekarang tidak ada laporan. Jika ada keluhan, petugas bisa mengambil tindakan hukum. Situasi ini genting dan berisiko, jadi saya mengirim petugas untuk memeriksa dan berbicara dengan Chatupoom,” tambahnya.

Sementara itu, Chatupoom yang merasa heran dirinya harus dipantau polisi menuturkan bahwa kehadiran para turis asal Rusia itu di goanya bukan dari ajakan maupun paksaan, melainkan keinginan mereka sendiri.

“Para wanita yang tidur di sini, tanpa ada paksaan. Tidak ada wanita yang dipaksa melakukan apa pun, dan kadang-kadang kami tidak berhubungan seks,” tuturnya.

“Kadang-kadang kami hanya berpelukan sampai pagi. Mereka semua bahagia dan saya juga bahagia,” ucapnya.

More From: Berita Menarik