Duh Miris Banget Nasib Gadis 17 Tahun ini, Dicabuli Ayah Kandung, Paman Hingga Tetangganya


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Sungguh malang, gadis berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku SMA ini harus kehilangan masa depannya akibat perbuatan ayah kandung dan pamannya sendiri.

Ia diperkosa secara berturut-turut hingga hamil.

Pendidikan yang ia tempuh pun terpaksa berhenti di tengah jalan. Belum lagi trauma mendalam yang ia rasakan saat ini akibat perbuatan ayah dan pamannya.

Dan yang lebih mirisnya, tetangga yang juga teman ayahnya turut menodainya.

“Korban hamil dua bulan dan dalam kondisi trauma berat. Ia masih dalam tahap konseling dengan psikolog,” ungkap Kapolres Lampung Utara, Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana, mengutip TribunMedan.com.

Tercatat, ada 8 pelaku yang terlibat dalam tindakan pencabulan yang sudah berlangsung sejak tahun 2017 ini.

Namun baru tiga pelaku yang berhasil ditangkap polisi. Mereka adalah DR (41) yang merupakan ayah korban, MR (41) paman, dan DM (50) tetangga korban.

Sementara lima pelaku lain masih dalam pencarian, namun identitasnya sudah dikantongi, laporan Kasatreskrim Polres Lampung Utara Ajun Komisaris Donny Kristian Bara’langi.

“Kami sudah ketahui pelaku lainnya. Namun masih dirahasiakan, untuk proses penyelidikan. Kami berupaya maksimal mengungkap kasus ini,” tuturnya.

Diancam

MR, paman korban yang telah mencabuli korban sebanyak lima kali mengaku, bahwa untuk melancarkan aksinya, ia mengancam korban akan membunuhnya.

Sementara DM mengaku berani mencabuli korban karena DR, ayah korban, pernah menawari korban untuk dinikahi.

“DR punya utang sama saya Rp 600 ribu. Lalu, ia menawari saya untuk menikahi anaknya sebagai pelunasi utang. Dari situ, saya berani mencabuli korban,” paparnya.

Menceritakan ke Bibi

Setelah mendapat berbagai ancaman, korban akhirnya berani menceritakan kejadian kelam itu ke bibinya.

Sang bibi yang mendengar pengakuan keponakannya langsung berang dan naik pitam. Ia kemudian menghubungi ibu korban, yang sudah tidak tinggal serumah dengan korban karena telah bercerai dari ayahnya.

Oleh sang ibu, kasus ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Saya minta Kapolri, Kapolda Lampung, dan Kapolres Lampung Utara untuk menangkap mereka,” kata ibu korban emosi.

“Berdasarkan laporan itulah kami lakukan penyelidikan dan menangkap tiga tersangka,” kata Kapolres.

DR adalah pelaku yang ditangkap duluan. Ia ditangkap di Lampung Tengah pada Minggu (30/9/2018). Sementara MR dan DM ditangkap pada Kamis (4/10/2018) sekitar pukl 21.30, di kediamannya masing-masing.

More From: Berita Menarik