Ampun dah! Guru dan Mantan Murid ketangkap sedang Asik Berbuat Asusila, Fakta Fakta Ini Pun Terungkap


via: merdeka.com

Palingseru.com – Penggerebekan yang dilakukan polisi beserta warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur kali ini menuai perhatian dari khalayak. Betapa tidak, dua sejoli yang tertangkap basah ini diketahui merupakan seorang guru dan murid.

Sejumlah fakta memalukan pun menyusul usai penggerebekan. Berikut infonya, dihimpun dari Merdeka.com, Kamis (18/10).

1.Pintu rumah tertutup

Ahmad (49) warga Perumahan Jepun Permai I, Tulungagung mengaku bahwa ia dan warga sekitar sudah tahu jika TA (36) membawa lelaki lain ke dalam rumahnya sejak pukul 19.00 WIB.

“Sepeda motornya diparkir di depan rumah,” tutur Ahmad.

Namun hingga pukul 22.00 WIB, lelaki yang diketahui mantan muridnya di sebuah SMK Swasta berinisial BS (21) itu tidak kunjung pulang, dengan melihat sepeda motor yang masih terparkir di depan rumah.

Warga akhirnya berinisiatif menghubungi Ketua RT setempat, dan melanjutkan melapor ke Polsek Tulungagung.

2.Warga mendatangi rumah Bu Guru

Sementara beberapa warga melaporkan ke Ketua RT setempat, Ahmad dan sejumlah warga lainnya mendatangi rumah TA untuk memastikan keberadaan BS di rumahnya.

“Saat itu dia bilang sendirian di rumah. Padahal warga mendengar ada suara laki-laki,” kata Ahmad.

3.Beralasan suara dari televisi

Di tengah kedatangan warga yang secara mendadak, TA lantas panik dan bingung saat warga menanyakan keberadaan BS.

Ia pun membuat alasan tak masuk akal. TA beralasan jika suara laki-laki yang didengar warga itu adalah suara dari televisi yang menyala.

4.Bersembunyi di loteng

Warga tentu tak percaya begitu saja. Terlebih lagi memiliki banyak bukti. Mereka lantas masuk ke rumah TA untuk memeriksa rumahnya. Benar saja, BS ditemukan di loteng lantai dua. Polisi yang datang kemudian menginterogasi BS.

Kepada polisi, BS menuturkan jika kehadirannya hanya bertamu biasa.

5.Ajakan berbuat asusila

Tapi sebuah fakta tak terduga terungkap dari ponselnya. Telepon genggam yang berhasil disita polisi memperlihatkan percakapan BS dengan TA.

BS pun tak bisa berkutik lagi ketika polisi melihat obrolan BS yang mengajak TA untuk berhubungan intim.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Tulungangung, namun karena terkait perkara perzinahan, keduanya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung.

More From: Berita Menarik