Gini Nih 5 Fakta Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, Salah Satunya Teka Teki Badan Pesawat Yang Belum Ditemukan


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Seperti silih berganti, berbagai kejadian telah menimpa Indonesia. Kali ini maskapai penerbangan Lion Air JT610 dilaporkan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) pagi.

Duka dan pilu sontak menyelimuti hati publik, terutama keluarga korban yang ditinggalkan. Belum diketahui jumlah pasti korban yang meninggal dalam insiden ini, namun dari hasil evakuasi sejauh ini sudah ditemukan puluhan jenazah.

Dari insiden ini, terungkap 5 fakta seputar kecelakaan pesawat Lion Air. Berikut informasinya, dihimpun dari TribunStyle.com.

1.Minta Ijin Kembali

Sebelum lepas landas, pesawat jenis Boeing 737 Max 8 ini sempat meminta ijin untuk kembali ke Banadara Soekarno-Hatta.
Itu karena pilot merasa mengalami kendala, namun belum terjawab ijinnya pesawat ini hilang kontak.

2.Pesawat Masih Baru

Pesawat yang membawa 189 orang ini masih terhitung baru, baru dua bulan mengudara sejak dioperasikan pada 15 Agustus 2018 lalu.

3.Presiden Perintahkan Pencarian Dilakukan 24 Jam
via: tribunnews.com

Sejak adanya informasi jatuhnya pesawat baru ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo langsung mengambil tindakan. Ia memerintahkan proses pencarian dilakukan selama satu harian penuh.

“Saya perintahkan malam ini juga tetap bekerja 24 jam menggunakan lampu untuk mempercepat pencarian, terutama badan pesawat,” kata Presiden Jokowi.

Belasan Kapal Republik Indonesia (KRI) bahkan telah dikerahkan untuk mencari korban dan badan pesawat.

4.Badan Pesawat Belum Ditemukan
via: tribunnews.com

Hingga saat ini, badan pesawat Lion Air JT610 belum ditemukan, meski tim pencarian sudah menyusuri titik lokasi terakhir pesawat Lion Air atau saat hilang kontak.

“Lokasi koordinat sudah kami tentukan bahwa last contact. Begitu dilakukan penyelaman tidak ada.
Mungkin tempat lain, di tempat yang bukan last contact itu,” kata Direktur Operasional Basarnas Brigjen Bambang Suryo.

Menurutnya, posisi pesawat mungkin berubah karena adanya arus laut, atau koordinat saat hilang kontak yang kurang tepat.

5.Jumlah Jenazah

Di pencarian hari pertama, petugas telah mengevakuasi sebanyak 24 kantong jenazah. Kantong-kantong jenazah itu selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi.

“Informasi per 29 Oktober 2018 bahwa telah menerima konfirmasi dari Basarnas yaitu 24 kantong jenazah. Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru, dan pesawat JT 610 yang mengalami kecelakaan pada Senin di Perairan Karawang, Jawa Barat, akan terus dilakukan,” ungkap Danang Mandala Prihantoro, selaku Corporate Communication Strategic of Lion Air.

More From: Berita Menarik