Kenal Lewat Medsos, Pria Asal Irak Ini Datang Jauh Jauh ke Indonesia Untuk Nikahi Wanita Pujaan Hatinya. Taunya Gi gadis Udah Punya Suami Uang Rp 100 Juta Pun Habis


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah peribahasa yang kira-kira tepat mewakili nasib pria asal Irak bernama Rawand Ahmed Ismael ini.

Bagaimana tidak, selain gagal menikah, ia juga harus berurusan dengan pihak penegak hukum Indonesia.

Semua berawal saat Rawand memutuskan untuk datang ke Indonesia. Kedatangannya ke tanah air tak lain untuk menemui dan meminang pujaan hatinya bernama Lala Ermila Octavia, warga Ujung Berung, Kota Bandung yang ia kenal lewat media sosial pada 2016.

Ia berangkat dari Irak menuju Kuala Lumpur, baru kemudian ke Indonesia.

Di Indonesia, Rawand menginap di Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Bandung.

Dan sayang sungguh disayang, kedatangannya di Indonesia harus menerima pil pahit. Wanita pujaannya ternyata sudah mempunyai suami.

“Tentu saya marah, saya datang ke sini untuk menikahi dia. Saya bawa uang sekitar Rp 100 juta. Tapi ternyata dia membohongi saya, dia sudah bersuami. Uang saya habis semua,” ungkap Rawand.

Karena uangnya habis, Rawand yang awalnya menyimpan amarah terhadap Lala lantas menepikannya begitu saja. Ia meminta tolong kepada Lala untuk mencarikannya pekerjaan.

“Saya minta dia carikan kerjaan untuk saya dan saya bisa bekerja di sebuah barbershop,” katanya.

Namun ternyata itu bukan jalan terbaik untuknya. Pemilik barber shop yang diketahui bernama Lukman Hakim tidak memberikan upah sebesar Rp 2 juta, yang telah ditentukan sejak awal.

Permasalahan tidak berhenti sampai di situ, Rawand juga harus berurusan dengan penegak hukum Indonesia.

Pada Juli 2018, ia ditangkap pihak kepolisian dan Imigrasi Bandung karena melanggar Pasal 122 a Undang-undang Keimigrasian yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan padanya.

Saat ke Indonesia, Rawan memang berbekal visa dari KBRI di Kuala Lumpur, namun hanya berlaku selama 14 hari sejak 21 Februari 2018.

Alhasil, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung pekan lalu, majelis hakim menyatakan Rawand bersalah dan divonis hukuman 7 bulan penjara serta denda Rp 2 juta. Demikian mengutip Tribunnews.com.

More From: Berita Menarik