Ini Nih 4 Kisah Menyentuh dari Peserta Reuni 212


via: brilio.net

Palingseru.com – Tepat pada 2 Desember 2018 kemarin, ribuan ormas, tokoh agama hingga tokoh politik kembali menggelar aksi 212, yang sempat viral dan heboh pada tahun 2016 lalu.

Namun kali ini tujuan digelarnya aksi 212 bukan untuk menuntut seseorang yang telah melecehkan agama, melainkan untuk pertemuan kembali alias reuni. Reuni akbar ini pun semakin ramai dengan adanya kehadiran sejumlah elit politik dari koalisi Prabowo Subianto. Diantara tokoh politik tersebut yakni Fadli Zon, Fahri Hamzah, Hidayat Nurwahid, hingga Anies Baswedan.

Sayangnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak hadir dalam Reuni 212 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas). Namun ia tetap menyampaikan pidato yang diputar melalui rekaman video di panggung Reuni 212.

Terlepas dari itu, Reuni 212 tidak hanya membangkitkan jiwa Islami bagi para peserta, namun acara ini juga meninggalkan banyak kisah mengharukan. Berikut 4 kisah diantaranya, dilansir Brilio.net.

1.Perjuangan Seorang Difabel

Tidak semua peserta Reuni 212 memiliki fisik sempurna. Beberapa diantaranya ada yang mengalami cacat fisik, salah satunya peserta asal Rangkas Bitung, Banten ini. Meksi keterbatasan fisik, ia tetap menghadiri acara tersebut.

Ia datang dengan menumpangi kereta api dari daerah asalnya, lalu merangkak menyusuri jalanan Jakarta.

2.Pria Bertato Mengumpulkan Sampah

Kisah haru berikutnya datang dari seorang pemuda bertato. Dalam video unggahan akun Twitter @_apkntaj_, terlihat pria bertato tersebut memunguti sampah di Reuni 212.

Jangan lihat tatto di tangannya, lihatlah kepeduliannya thd agama dan sodara2 nya yg hadir dgn rela mengumpulkan sampah dgn wajah bangga dan bahagia..terima kasih mas, salam hotmat dr kami semua. #ReuniAkbar212diMonas,” tulisnya dalam keterangan video.

3.Pasukan Ungu Membantu Membersihkan Lokasi Reuni 212

Selain pria bertato di atas, pasukan ungu yang terdiri dari kelompok perempuan dari Ciamis, Jawa Barat ini juga turut membantu membersihkan kawasan Monas yang menjadi lokasi Reuni 212.

Mereka bahkan sudah mempersiapkan seperangkat alat kebersihan, seperti sapu, serok dan lain sebagainya.

4.Ibu-ibu Membagikan Makanan Untuk Peserta Reuni 212

Momen Reuni 212 banyak dimanfaatkan oleh orang-orang untuk berbuat kebaikan. Membagikan makanan, misalnya. Banyak masyarakat yang membawa makanan sendiri lalu membagikannya kepada para peserta.

Dari sekian banyak orang baik tersebut, ibu-ibu ini adalah salah satunya. Aksi mulia ibu ini diunggah oleh akun Twitter @Asih_Subagyo, dengan keterangan:

Maa Shaa Allah, ibu-ibu yang sudah Tua masih berbagi makanan saat Aksi sudah usai #ReuniAkbar212 #ReuniAkbar212diMonas

More From: Berita Menarik