Aneh Google Earth Sengaja Buramkan atau Sensor Rumah di Amerika Serikat ini, Ternyata ini Alasan Google Melakukannya!


via: suar.grid.id

Palingseru.com – Manfaat dan fungsi Google Earth pasti sudah dirasakan oleh banyak penggunanya.

Berkat Google Earth, orang-orang jadi bisa mencari alamat, GPS, mengetahui tempat-tempat penting di suatu wilayah beserta penjelasan dan foto aslinya, mengetahui cuaca di wilayah tertentu, dan memetakan rute serta mengkalkulasi jarak suaru tempat.

Namun tahukah kamu bahwa ada sebuah rumah yang sengaja dihilangkan atau diburamkan oleh Google Earth?

Rumah tersebut terletak di Seymour Avenue nomor 2207, Cleveland, Amerika Serikat.

Bukan tanpa sebab Google Earth melakukannya.

Rumah itu ternyata menyimpan banyak kisah kelam yang mengerikan untuk didengar, khususnya para perempuan.

Mengutip laman Suar.grid.id, rumah itu adalah milik seorang pelaku tindak kejahatan yang terkenal dengan kekejian dan kesadisannya, yang bernama Ariel Castro. Di mana ia menculik, menyiksa, dan mencabuli tiga wanita hingga 10 tahun lamanya sebelum akhirnya aksinya terungkap.

Insiden diawali pada tahun 2002. Saat itu Ariel Castro terlebih dahulu menculik wanita bernama Michelle Knight yang masih berusia 17 tahun.

Knight kemudian ditawan di rumahnya dan diperkosa berulang kali secara paksa.

Tak puas, Castro kembali mencari mangsa lainnya. Dia pun mendapat dua gadis muda bernama Amanda Berry dan Gina Dejesus yang merupakan teman sekolah anaknya.

Keduanya diperlakukan sama dengan korban pertama.

Perlakuan itu terus mereka dapatkan selama 10 tahun lamanya. Selama itu, ketiganya sempat beberapa kali hamil namun dipaksa digugurkan oleh Castro. Tapi salah seorang tawanannya, Berry, berhasil menyelamatkan kandungannya satu kali dan melahirkan bayinya di dalam rumah tersebut.

Tak disangka, kehadiran buah hati itu membawa kejutan. Castro yang awalnya beringas perlahan melunak dan memperlakukan ketiga tawanannya dengan baik.

Hingga pada 6 Mei 2013, ketiga tawanan tersebut menemukan jalan keluar. Entah karena lupa, salah satu pintu di rumah tidak terkunci. Namun karena pintu tersebut dikelilingi dengan teralis, mereka akhirnya mendorong-dorong pintu seraya berteriak meminta tolong.

Beruntung teriakan mereka didengar oleh tetangga. Mereka akhirnya berhasil keluar melalui kaca jendela yang sebelumnya telah dipecahkan oleh tetangga tersebut.

Saat itu juga, Castro ditahan oleh polisi. Dia dijatuhi hukuman mati plus 1.000 tahun karena kejahatan yang begitu banyak.

Beberapa bulan merasakan tersiksanya hidup di penjara, Castro akhirnya mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di dalam sel tahanan.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Aneh Unik