Padahal Hanya Untuk Dapatkan Pembalut, Siswi di Daerah Kenya ini Harus Sampai Rela Jual Diri


via: grid.id/potret siswi di pedesaan miskin dan kumuh di Kenya

Palingseru.com – Ketika sejumlah wanita di berbagai negara (maaf) menjual diri untuk menyambung hidup atau menopang gaya hidup mewahnya, maka para wanita di Kenya melakukannya hanya demi sebuah barang murah, yakni pembalut.

Ya, mengejutkan memang, karena hanya demi pembalut, wanita di sana sampai harus menjual kehormatannya.

Tapi itulah faktanya. Ada dua faktor yang menyebabkan para wanita di Kenya melakukannya. Pertama jelas karena kemiskinan, dan yang kedua adalah masalah pasokan, melansir Grid.id.

Kondisi perekonomian yang rendah membuat mereka kesulitan untuk membeli pembalut. Di sisi lain, pasokan barang tersebut juga sangat terbatas karena transportasi di pedesaan masih sulit.

Dan kalau pun ada, mereka tidak akan sanggup membayar ongkosnya.

Untuk mengatasi hal ini, muncullah ‘barter seks’.

“Kami memiliki ojek sepeda motor yang disebut boda-boda. Gadis-gadis itu terlibat hubungan seks dengan pengemudinya sebagai ganti pembalut,” ungkap Andrew Trvett, kepala Air, Sanitasi dan Kebersihan UNICEF Kenya.

Sementara itu, dari hasil survei, UNICEF menemukan 7% perempuan menggunakan kain lama, potongan selimut, bulu ayam, lumpur dan koran, 46% menggunakan pembalut sekali pakai dan 6% menggunakan pembalut yang dapat digunakan kembali.

Yang tak kalah mencengangkan, ada sebagian wanita yang lebih memilih untuk menggali tanah dan duduk di sana berhari-hari selama periode menstruasi.

Baca Juga : 5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan

More From: Aneh Unik