Pria Yang Ancam Penggal Kepala Jokowi ditangkap Polisi, Rencana Menikah Setelah Idul Adha Terancam Batal


Twitter @yusuf_dumdum

Palingseru.com – HS (25) harus berurusan dengan hukum lantaran mengancam akan penggal kepala Presiden Joko Widodo sewaktu mengikuti aksi di depan Kantor Bawaslu pada Jumat (10/5/2019).

Niat HS (25) untuk menikah pasca Idul Adha pun terancam batal setelah dirinya ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Padahal rencana HS yang akan menikah itu telah diketahui oleh warga sekitar rumahnya di gang RT 09/07, Palmerah, Jakarta Barat.

“Iya dia memang mau menikah rencananya abis lebaran ini atau lebaran haji sama orang Subang atau Cikampek saya kurang tahu pastinya, tapi yang jelas udah tunangan,” ujar Ketua RT 09/07 Palmerah, Harto K Seha ditemui di rumahnya, Senin (13/5/2019).

Harto mengatakan HS memang tingggal di wilayah tersebut sejak lahir. Saat ini ia tinggal hanya berdua bersama ayahnya.

“Dia ini memang asli anak sini, dia itu anak satu-satunya. Sekarang tinggal sama bapaknya doang semenjak orangtuanya cerai,” kata Harto.

Ayahanda HS saat ini pun tak ada di rumahnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, rumah dua lantai semi permanen yang pintunya dipenuhi stiker Prabowo-Sandi tampak terkunci.

“Bapaknya kemarin sore sempat pulang terus pergi lagi mungkin lagi sibuk urusin anaknya ya saya juga enggak tahu dia di mana,” kata Harto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pelaku dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

Pasal 104 KUHP berbunyi, “Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.”

Selain dikenakan pasal makar, HS, juga dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE,” kata Argo.

HS (25) pria diduga mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi rupanya sempat bersembunyi saat tahu videonya viral.

Berdasarkan keterangan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi, HS melarikan diri ke rumah kerabatnya di daerah Parung, Bogor, Jawa Barat.

“Yang bersangkutan (HS) melarikan diri setelah sebelumnya mengetahui apa yang disampaikan (dalam video) menjadi viral,” kata Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019) dikutip dari Kompas.com.

Ketika diciduk polisi, HS sedang bersantai di rumah kerabatnya tersebut.

Rumah HS sendiri diketahui berada di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

“Saat ditangkap di rumah budenya, HS sedang tidur-tiduran,” ujarnya. Sebelumnya, HS (25) ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (12/5/2019) pukul 08.00.

HS diduga melontarkan ancaman untuk memenggal kepala Presiden Jokowi saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) siang.

Video yang merekam perbuatannya tersebut viral di media sosial.\Salah satu akun Twitter yang mengunggah video ancaman tersebut adalah @yusuf_dumdum, pada Sabtu (11/5/2019).

Dalam video tersebut, HS yang mengenakan jaket cokelat dan peci hitam tampak begitu lantang melontarkan ancamannya kepada Jokowi.

“Dari Poso nih, siap penggal kepalanya Jokowi,” ujarnya di hadapan kamera di tengah kerumunan.

“Insyaallah, insyaallah, Allahuakbar,” lanjut HS.

“Allahuakbar,” sahut ibu-ibu berbaju putih yang nampak sedang merekam video tersebut.

“Siap penggal palanya Jokowi,” ujar HS lagi.

“Kita dobrak nih, nomer dua,” ujar ibu-ibu lain berbaju biru.

“Jokowi siap, lehernya kita penggal! Dari Poso, demi Allah,” kata HS.

HS lantas dilaporkan ke polisi oleh relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania.

HS kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Ia dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara

Sumber: tribunnews.com

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik