Korban Gas Air Mata dalam Kerusuhan 22 Mei, Menangis Tersedu Mencari Ibunya sambil Bilang Mama Mana? Tolong!


via: today.line.me

Palingseru.com – Jakarta kembali mencatat sejarah kelam. Aksi 22 Mei yang berlangsung di sekitar Gedung Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta yang semulanya berlangsung damai mendadak rusuh. Para massa tak dapat lagi menahan dirinya dan mulai bertindak anarkis.

Polisi pun menembakkan gas air mata guna membubarkan paksa massa. Namun hal tersebut justru semakin memperparah situasi. Massa melempar balik gas air mata, serta menghujani petugas dengan batu dan petasan.

Banyak yang menjadi korban dalam kericuhan aksi 22 Mei ini. Pemuda bernama Fikri (25), satu diantaranya.

Fikri mengeluhkan sakit di bagian tenggorokan. Namun yang paling parah terkena dampak gas air mata adalah matanya, sampai-sampai sulit dibuka. Ia pun terus menangis sejak digotong dengan mobil ambulans hingga ke IGD RS Budi, sebagaimana dilansir today.line.me.

“Mata saya, kenapa ini mata saya? Tolong!” teriak dia histeris.

Tidak hanya menangis karena matanya yang perih, namun juga karena kehilangan ibunda tercinta.

“Mama, mama mana? Tolong!” teriak dia kembali.

Para suster yang menanganinya pun berusaha menenangkan Fikri. Dan sekitar setengah jam setelahnya, mata Fikri pun akhirnya dapat dibuka. Namun ia tidak henti menangis, mencari ibunda tercinta yang terpisah di lokasi kerusuhan.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik