Guru SMA di Garut ini Terancam Hukuman 20 Tahun Sebagai Teroris Gara-gara WhatsApp


via: tribunnews.com

Palingseru.com – AS (54) mungkin hanya bisa pasrah dan turut menyesali tindakannya saat dirinya diangkut petugas.

AS sendiri menghadapi sangkaan sebagai teroris dan terancam hukuman 20 tahun akibat aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Seperti dilansir Tribunnews.com, ia menyebarkan pesan berisi ancaman teror bom ke beberapa grup WhatsApp, seperti grup PAI, media Islam, sedulur Banten, SGT, dan Indonesia for Palestin.

“Yang jelas ini semua hoaks. Pelaku asal menyebarkan informasi yang diterimanya. Kami masih mendalami darimana pelaku dapat informasi tersebut,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Yang turut disayangkan, AS ternyata tercatut sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia merupakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SMA di Cibatu.

Namun entah bagaimana, AS justru dengan mudahnya termakan berita yang belum terjamin kebenarannya. Ia bahkan langsung mengambil tindakan dengan menyebarkan kabar hoaks tersebut, hingga berujung penangkapan.

AS ditangkap petugas di rumahnya di Kampung Jatijajar, Desa Sindangsuka, Kecamatan Cibatu.

“Pelaku dikenakan tindak pidana pemberantasan terorisme. Pesan yang dibagikan tersangka sudah jelas mengancam keutuhan negara,” terang Trunoyudo.

Selain pasal pembarantasan terorisme, AS juga dijerat UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik