Pasangan Suami Istri di Flores ini Nasibnya Memprihatinkan Banget, Kakinya Patah Makan Tunggu Beras dari Tetangga


via: kompas.com/Guido Fan Areso dan Yoventa Timbu di gubuk reyot peninggalan ayah Guido

Palingseru.com – Kisah hidup memilukan dan menyayat hati ini datang dari pasangan suami istri bernama Guido Fan Areso (39) dan Yoventa Timbu (35).

Keduanya mengalami patah kaki akibat kecelakaan lalu lintas di Ende, Kabupaten Ende, Flores, NTT, pada 23 Januari 2019 lalu, melansir Kompas.com.

Sejak saat itu, keduanya tidak pernah mendapat penanganan medis setelah keluar dari rumah sakit, karena tidak punya biaya. Akibatnya, kaki suami istri itu belum bisa bergerak sampai sekarang hingga mengakibatkan keduanya tidak bisa bekerja, membiayai hidup sehari-hari.

“Kaki saya dan istri ini patah saat kena tabrak di Ende dengan mobil. Waktu itu kami berobat di RSUD Ende tetapi tidak lama. Saat saya sadar, kami langsung keluar dari rumah sakit dan langsung pulang ke sini, Maumere,” kata Guido.

Beruntung, mereka memiliki tetangga-tetangga berhati mulia, yang selalu bersedia mengulurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.

“Kami belum bisa kerja apa-apa. Kaki belum bisa begerak. Untuk makan, kami tunggu belas kasih dari tetangga. Ada yang datang bawa beras, minyak goreng, ikan, dan sayur ke sini. Ada yang ikhlas sambung listrik ke sini gratis. Air juga kami dapat dari tetangga. Mereka tahu kami tidak bisa buat apa-apa. Kalau tidak ada tetangga, kami sekeluarga bisa mati kelaparan di sini,” lanjut Guido.

Yang lebih menjadi pikiran Guido saat ini adalah istrinya sedang hamil 8 bulan. Tentu saja ia harus memikirkan biaya persalinan serta perlengkapan buah hati.

“Sedih sekali, Pak. Saya tidak bisa omong apa-apa lagi. Tantangan ini muncul saat istri saya lagi hamil. Sekarang, kami hanya pasrah kepada Tuhan. Semoga istri baik-baik saja sampai melahirkan nanti,” ucapnya dengan air mata mengalir di pipi.

Di samping itu, mereka juga harus menghidupi dua anaknya. Bahkan kedua anaknya itu harus putus sekolah.

“Anak pertama yang laki-laki jadinya putus sekolah. Yang kedua putri juga tidak bisa lanjut ke sekolah dasar. Itu tadi, kami mau sekolahkan mereka, uang dari mana. Untuk makan saja kami ini tunggu sumbang dari tetangga,” kata Guido.

Oleh karena itu Guido ingin sekali segera sembuh dan keluar dari penderitaannya.

“Saya sangat berharap dengan kehadiran adik dari media massa bisa membuka mata banyak orang untuk peduli dengan kami. Kami ingin pulih. Tetapi kami tidak ada uang untuk berobat. Bantu kami keluar dari penderitaan ini. Kami tidak tahu harus buat apa sekarang,” tuturnya.

Pernyataan senada juga datang dari Kumis Tattois, tetangga Guido. Ia berharap kondisi kehidupan keluarga Guido bisa diangkat di media massa agar banyak pihak yang bisa membantu.

“Teman-teman tolong tulis kondisi mereka. Saya yakin kalau diangkat di media massa, pasti banyak yang membaca dan peduli dengan mereka. Itu harapan besar kami di sini. Bantu mereka keluar dari penderitaan ini,” harap Kumis.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik