Kesaksian Eko Wanadri Orang Pertama yang Temukan Jasad Thoriq, Berawal dari Kecurigaan Sebuah Pohon


via: suar.grid.id

Palingseru.com – Kisah pendaki Thoriq Rizky Maulidan masih mewarnai media online maupun media sosial sampai saat ini, meski jenazahnya telah ditemukan dan dimakamkan.

Hal tersebut didorong dengan banyaknya bermunculan fakta dan kesaksian tak terduga dari berbagai pihak.

Seperti yang mencuat baru-baru ini, kesaksian dari ketua tim pencari dari Wanadri, Eko Prasetyo.

Untuk diketahui, Eko adalah orang pertama yang menemukan jenazah Thoriq.

Lebih lanjut, Eko bersama sejumlah tim relawannya diberangkatkan dari markas Wanadri di Bandung, dan sampai di Bondowoso pada hari ke-2 pasca pencarian Thoriq ditutup.

Mereka kemudian mengurus perizinan untuk kembali melakukan pencarian terhadap Thoriq yang sempat dihentikan oleh tim SAR.

Usai mengantongi izin, mereka bergegas menyusuri lokasi terakhir kali almarhum berada, berdasarkan keterangan tiga rekan almarhum.

via: suar.grid.id/Gunung Piramid

Pada hari ke-3 pencarian, tepatnya Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 14.40 WIB, Eko dan timnya melanjutkan penyisiran di bagian selatan punggung Gunung Piramid. Di saat inilah, Eko mendapatkan petunjuk keberadaan Thoriq.

Dimana Eko mendapati beberapa pohon kering di sekitar yang patah.

“Patahannya itu sedikit aneh, jadi seperti pegangan orang buat jatuh seperti itu,” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah channel YouTube AMIRENESIA.

Eko pun memutuskan untuk turun, dan seketika, bau mayat manusia menusuk hidung.

“Saya turun ke bawah lagi, baunya tambah menyengat, akhirnya saya turun lagi. Akhirnya saya mulai melihat ke bawah, saya melihat kaki. Saya turun lagi, saya langsung memastikan bahwa itu survivor,” ungkapnya.

via: suar.grid.id

 

“Mas Wang senior saya, langsung menyuruh saya adzan, di situ saya langsung adzan setelahnya saya turun dan duduk di sebelah survivor selama kurang lebih satu jam setengah,” lanjutnya.

Namun karena hari semakin sore ditambah kondisi fisik tim pencari yang kelelahan serta medan yang berat, Eko dan timnya memutuskan untuk mengevakuasi jenazah Thoriq keesokan harinya.

Kasus pendaki hilang dan tewas tentu bukan kali pertama. Dengan seiring meningkatnya jumlah korban yang berjatuhan, Eko pun memberikan beberapa pesan kepada pendaki khususnya para pemula, sebelum melakukan pendakian.

“Pertama yang harus dipahami adalah pengetahuan. Pengetahuan tentang pendakian, tentang manajemen perjalanan.

Kedua tentang peralatan. Kelengkapan peralatan yang digunakan untuk pendakian. Dua hal itu adalah kunci dalam pendakian. Tanpa dua hal itu pasti akan mengalami banyak kesulitan dalam pendakian,” katanya, demikian melansir suar.grid.id.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik