Penyakit Mengerikan Bawah Tanah


Risiko penyakit mengancam dari bawah tanah. Mayoritas disebabkan hewan pengerat seperti kelelawar dan tikus.

Aktivitas bawah tanah, seperti yang dilakukan pekerja tambang atau olahragawan penjelajah gua, adalah aktivitas yang taruhannya nyawa.

Ada banyak risiko yang mereka hadapi di dalam gua atau bawah tanah, misalnya terpeleset, tergores, atau tertimpa reruntuhan. Tapi tidak hanya itu, risiko yang juga muncul yaitu penyakit.

Ancaman penyakit bawah tanah misalnya histoplasmosis, rabies, leptospirosis, tetanus, dan demam, yang tentunya tidak bisa ditangani oleh tali pengaman, lampu, dan perangkat lain.

Ricardo Pereira Igreja, profesor penyakit infeksi di Brazil mengatakan jarang ada yang menyadari risiko ini. “Di seluruh dunia, orang menjelajahi gua untuk melihat kondisi alam dan ekologinya…, itu bagus tapi ada risiko ancamannya,” ujarnya seperti dikutip dari inilah.com.

Dipublikasikan di Wilderness and Environmental Medicine, ia mendata jenis-jenis penyakit yang mengancam. Sumbernya berasal dari hewan pengerat kelelawar dan tikus.

Penyakit histoplasmosis yang berasal dari kelelawar, mengakibatkan radang saluran pernapasan. Penyakit rabies yang juga dari kelelawar, mengakibatkan dysphagia, hidrofobia, dan parasthesia. Sedangkan leptospirosis dari tikus mengakibatkan demam, gejala myalgia, dan pusing-pusing.


Like it? Share with your friends!

2
2 shares

More From: Sehat