Para Ilmuan Sedang Menyiapkan Cara Menangani Kiamat


ramalan kiamat 2012Palingseru.com – Sejumlah ilmuan bekumpul untuk mengatisipasi keopunahan masal yang terjadi akibat kiamat bumi yang begitu dasyat nah kamu mau tahu apa saja yang ilmuan siapkan untuk Antisipasi Kiamat yang akan terjadi.

Kiamat merupakan akhir dari bumi bahkan kisah kiamat sendiri di ceritakan diberbagai agama yang ada di dunia ini dan ini menjadi sebuah kenyataan bahwa bumi kita ini pasti akan kimat, namun ilmuan tidak mau menyerah begitu saja dengan kiamat mereka berkukpul untuk memikirkan cara  untuk menangani kimat jika terjadi.

Dilansir Independent, Jumat (13/9/2013), ilmuwan terkemuka di negeri ratu Elizabeth ini telah mendirikan sebuah pusat untuk studi ‘risiko eksistensial’. Perkumpulan ini bertujuan untuk menyajikan politisi dan publik terkait daftar bencana yang bisa mengancam masa depan dunia.

Astronom Lord Rees memimpin inisiatif yang meliputi Stephen Hawking, ilmuwan ‘kontroversial’ dan kosmolog Cambridge serta Lord May, mantan kepala ilmuwan pemerintah. Para ilmuwan ini juga bergabung dengan filsuf Huw Price, ahli ekonomi Partha Dasgupta serta pakar evolusi genetika George Church.

Dana awal dibantu oleh Jaan Tallinn, yang merupakan salah satu pendiri Skype. “Banyak ilmuwan khawatir bahwa perkembangan teknologi manusia dapat menimbulkan (masalah) baru, risiko tingkat kepunahan pada spesies (manusia) secara keseluruhan,” ujar sumber dari website grup ilmuwan tersebut.

Lord Rees dalam pidatonya di British Science Festival di Newcastle mengungkapkan, publik dan politisi memerlukan saran terbaik pada skenario berisiko rendah yang bisa menjadi kenyataan. Menurutnya, risiko tersebut bukan tidak mungkin akan berdampak kehancuran terhadap dunia.

David Spiegelhalter, pakar risiko di Universitas Cambridge mengatakan, ketergantungan semakin meningkat pada teknologi dan pembentukan jaringan interkoneksi yang kompleks membuat masyarakat lebih rentan.

“Keamanan energi juga merupakan masalah, karena kita mengimpor banyak bahan bakar dari luar negeri, sehingga konflik atas sumber daya di masa depan adalah mungkin,” tambahnya.

Cambridge Centre for the Study of Existential Risk merupakan koalisi para ahli. Lord Rees sebagai penggagas berharap akhir tahun ini mengumumkan pendanaan utama dan program yang lebih rinci terkait penelitian tentang skenario ‘kiamat’.

“Tujuan kami adalah untuk mengarahkan sebagian kecil dari sumber daya intelektual besar Cambridge,” pungkasnya. Ia mengatakan, reputasi dibangun seiring berjalannya waktu dan kelompok ini mengemban tugas untuk memastikan bahwa manusia terus memiliki masa depan jangka panjang.

More From: Sains