Sering Makan Nasi dan Menangis, Anjing ini Dianggap Jadi-jadian


NGANJUK– Warga Nganjuk, Jawa Timur, dihebohkan dengan munculnya seekor anjing aneh. Meski sempat dikejar dan dipukuli, anjing tersebut tidak berusaha lari, bahkan hanya diam tanpa menggonggong.

Ilustrasi (library.thinkquest.org)
Ilustrasi

Karena terus diburu dan dipukuli, anjing tersebut akhirnya diamankan oleh seorang ketua RT setempat.

Sudah tiga hari terakhir, ratusan warga terus mendatangi rumah Slamet (58), kKetua RT di Desa Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Mereka penasaran ingin melihat dari dekat sosok anjing yang tidak jelas asal-usulnya itu.

Sementara itu, Slamet mengaku kasihan dan iba terhadap anjing itu dan melarang warga menganiaya.

Secara umum, kondisi anjing betina itu sama dengan anjing lainnya, yang membedakan adalah tingkah lakunya. Anjing itu berjalan selalu dengan kepala menunduk.

Saat dikejar, ia tidak mau lari atau kabur. Bahkan meski dipukuli atau dilempari batu ia tidak menggonggong sedikit pun. Dengan tenang, anjing berwarna coklat itu hanya berjalan santai dan langsung masuk ke rumah Slamet lalu bersembunyi di kamar belakang.

Keanehan lain, ia hanya mau mengonsumsi makanan yang layak disajikan untuk manusia. Nasi rawon yang disuguhi langsung dilahap hingga habis.

Sejak awal kemunculan di Desa Kedondong, warga sudah curiga dengan gerak-gerik anjing aneh ini, sehingga mereka berusaha menangkap dan membunuhnya. Warga khawatir anjing itu dijadikan alat oleh seseorang untuk tindakan kriminal.

Saumi, seorang warga Dessa Kedondong, Kamis (28/7/2011) menuturkan tidak ada yang tahu persis awal kemunculan anjing aneh itu. Berbagai upaya telah dilakukan warga untuk

membuktikan apakah anjing ini jadi-jadian atau sungguhan, di antaranya dengan menaburkan garam yang sudah dibacakan doa ke sekujur tubuh anjing.

Namun meski sekantong garam sudah habis, ternyata anjing itu tak kunjung berubah wujud, kecuali mendadak bangun dan berdiri tegak lalu menangis dan meneteskan air mata. Anjing itu terus menangis berulang-ulang.

Meski belum tahu kebenarannya, warga masih penasaran dan terus mendatangi rumah Slamet sekadar membunuh rasa penasaran.

More From: Aneh Unik