5 Lagu Ini Pernah Dicekal di Indonesia Karena Terlalu Vulgar

lirik-terlalu-vulgar-lagu-lagu-ini-pernah-dicekal-di-indonesia

Palingseru.com – Lagu merupakan salah satu karya seni yang cukup membanggan negara. Di Indonesia sendiri sudah ada banyak orang yang menjadi musisi handal dan menciptakan banyak lagu yang indah dan mampu membuat mereka berprestasi hingga ke negeri orang.

Memang tidak bisa dipungkiri jika kesuksesan seseorang terkadang membuat seseorang terlupa akan kesopanan dan aturan yang berlaku sehingga mereka berwenang sendiri dengan menciptakan banyak lagu dengan lirik-lirik yang tidak sopan bahkan terlalu vulgar.

Lirik yang terlalu vulgar ini kemudian, membuat lagu mereka dicetak dan dianggap tak pantas untuk diperdengarkan oleh publik.

Nah, mau tau lagu apa saja yang dicetak di Indonesia karena dianggap terlalu vulgar? Yuk, langsung saja kita simak ulasanya yang berikut ini, seperti dilansir Merdeka.com.

1. Slank

Slank merupakan salah satu group band yang pernah mengalami permasalahan dengan DPR karena lirik lagu yang mereka ciptakan dianggap menyinggung anggota DPR.  Dalam album PLURnya terdapat sebuah lagu yang dianggap tidak sopan yaitu lagu yang berjudul Gossip Jalanan. Lirik lagu ini dituduh telah memberi penghinaan kepada lembaga negara sehingga lagu ini dianggap tidak baik untuk diperdengarkan oleh publik.

Nah, seperti ini dia liriknya.

Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat

Mau tau gak mafia di Senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD, ujung-ujungnya duit

2. Iwan Fals

Musisi handal yang satu ini juga mengalami nasib sama seperti Slank yang mendapat cekalan oleh pemerintah karena lirik lagu yang dibuatnya. Iwan Fals membuat sebuah lagu yang memang ditujukan kepada pemerintah orde baru. Lagu tersebut berjudul “Sketsa yang bisu” di mana liriknya berisikan tentang kritikan pemerintah untuk melegalkan narkoba dari pada tidak bisa mengatasinya.

Seperti ini dia liriknya:

Transaksi narkoba ada dimanamana
Di perkampungan, di perumahan, di pesantren, di sekolahan
Di tempat hiburan, di kejaksaan bahkan di dalam penjara sekalipun
Bagai wabah buktinya pun bercecaran di manamana

Operasi narkoba apakah benarbenar bisa menyelesaikan persoalan
Atau bahkan bukan malah menjadi bagian dari promosi
Narkoba adalah gaya hidup, narkoba adalah ajang bisnis
Untuk sebagian orang, narkoba adalah jalan keluar
Dari hidup yang kian hari bertambah sumpek

Bagi para pecandu, narkobalah tuhannya
Bagi para bandar, narkoba adalah bisnis yang menggiurkan
Bagi para penegak hukum, narkoba adalah ceperan yang vital
Bagi para produser, apa sih maksudnya?

Narkoba harus ditata, agar bisa jadi devisa
Devisa jasmani, devisa rohani, devisa Negara Indonesia
Narkoba harus bersuara, punya saluran yang resmi

Agar semuanya bisa menjadi lebih jernih
Dan tidak menjadi setan membisu

Lagu ini lagu bekas pecandu
Semoga bisa menjadi solusi
Narkoba perlu pemecahan yang bermutu
Agar tidak menjadi perang abadi

3. Ratu

Lagu yang berjudul Lelaki Buaya Darat yang dinyanyikan oleh Duo Ratu ini juga pernah dicekal oleh pemerintah Malaysia karena dianggap bersifat negatif. Liriknya dianggap sangat tidak baik untuk diperdengarkan sehingga lagu ini tidak boleh di putar di Malaysia.

Berikut liriknya:

Lihatlah
Pada diriku
Aku cantik dan menarik
Dan kau mulai dekati aku

Ku beri segalanya
Cinta harta dan jiwaku
Tapi kau malah menghilang
Bagai hantu tak tau malu

Lelaki buaya darat
Busyet aku tertipu lagi
Mulutnya manis sekali
Tapi hati bagai serigala

Ku tertipu lagi oh
Ku tertipu lagi oh

4. Julia Perez

Lagu yang berjudul Belah Duren yang pernah dinyanyikan oleh Julia Perez ini juga pernah dicekal oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Lirik lagu itu dianggap terlalu vulgar karena lebih menuju kepada seks. Hal ini membuat lagu itu menjadi perbincangan hangat saat dirilis.

Ini dia liriknya:

Makan duren di malam hari
Paling enak dengan kekasih
Dibelah bang dibelah
Enak bang silakan dibelah

Jangan lupa mengunci pintu
Nanti ada orang yang tahu
Pelan-pelan dibelah
Enak bang silakan dibelah

Semua orang pasti suka belah duren
Apalagi malam pengantin
Sampai pagi pun yo wis ben

Yang satu ini durennya luar biasa
Bisa bikin bang gak tahan
Sampai-sampai ketagihan

5. Melinda

Penyanyi cantik dan seksi ini juga pernah berurusan dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena lagu yang ia nyanyikan berisi lirik yang terlalu vulgar. Lagu yang berjudul Cinta Satu Malam ini dianggap oleh KPI menunju kepada seks yang dilakukan sah-sah saja meskipun dalam satu malam bergonta-ganti pasangan.

Seperti ini dia liriknya:

Walau cinta kita sementara
Aku merasa bahagia

Kalau kau kecup mesra di keningku
Ku rasa bagai di Surga

Cinta satu malam
Oh indahnya
Cinta satu malam
Buatku melayang
Walau satu malam
Akan selalu ku kenang
Dalam hidupku
Cinta satu malam
Oh indahnya
Cinta satu malam
Buatku melayang
Walau satu malam
Akan selalu ku kenang
Selama-lamanya

Sentuhanmu membuatku terlena
Aku telah terbuai mesra
Yang ku rasa hangat indahnya cinta
Hasratku kian membara

Nah, itu dia ke lima lagu yang dianggap terlalu vulgar dan dicetak di Indonesia.

 

 

5 Lagu ini Bisa Memanggil Setan, Percayalah Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Untuk Kamu Lihat

Apa Komentar Kamu