5 Tips Melindungi Anak Dari Jejaring Sosial

buat-aturan-terkait-pemakaian-jejaring-sosial

Palingseru.com – Semakin majunya teknologi membuat banyak orang bisa menggunakan internet termasuk juga anak-anak dibawah umur yang dapat dengan mudah mengakses internet. Belum lagi para orangtua yang suka membelikan anak-anak mereka gadget canggih atau pc. Hal ini membuat anak-anak dibawah umur semakin mudah untuk bergabung pada jejaring sosial.

Kasus ini pastinya akan sangat membuat pertumbuhan anak terganggu, karena jejaring sosial bisa membuat anak memiliki kehidupan yang tidak baik, karena bisa mengakibatkan kecanduan pada internet dan membuatnya semakin larut dalam dunia maya.

Sebagai orangtua, seharusnya lebih bisa mengawasi anak-anak dari jejaring sosial ini. Agar sang anak tidak menghabiskan waktunya hanya untuk jejaring sosial dan tidak mudah menjadi pecandu jejaring sosial.

Untuk itu, seorang psikoterapi memberikan beberapa tips penting untuk para orangtua agar bisa melindungi anak-anak mereka dari jejaring sosial.

Nah, seperti dilansir Merdeka.com, berikut inilah dia ke lima tips melindungi anak dari jejaring sosial.

1. Kenali jejering sosial yang disukai anak

Cara pertama untuk melindungi anak-anak dari jejaring sosial adalah dengan cara mengenali jejaring sosial yang disukai oleh anak-anak. Cara ini dianjurkan agar orangtua bisa mengawasi kegiatan sang anak pada jejaring sosial, dan memberi saran yang baik untuk anak-anak mengenai apa saja hal yang tidak boleh ia lakukan di jejaring sosial. seperti mengekspos diri secara berlebihan, dan masih banyak lagi.

2. Terapkan aturan umur untuk penggunakan jejaring sosial

Dalam penggunaan jejaring sosial pastinya masing-masing jejaring sosial memiliki batasan umur untuk mendaftar di jejaring sosial tersebut. Biasanya facebook membatasi usia 13 tahun keatas barulah bisa mendaftar di sana. Oleh karena itu, sebaiknya sebagai orangtua yang baik, bisa menyarankan anak-anak agar tentang batasan usia untuk mendaftar jejaring sosial tersebut, bukan malah melarangnya, karena larang bisa membuat anak menjadi semakin nekat dan melakukannya secara diam-diam.

3. Sampaikan bahaya jejaring sosial bagi anak-anak

Setiap jejaring sosial pastinya memiliki bahaya masing-masing yang harus diperhatikan oleh anak-anak. Terkadang anak-anak menggunakan jejaring sosial tanpa mengetahui resiko apa yang dapat ditimbulkan sehingga peran orangtua dikondisi ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Sebagai orangtua sebaiknya lebih bisa menjelaskan secara baik untuk resiko apa yang akan terjadi bila mereka berlebihan menggunakan jejaring sosial. Tak hanya memberi tahu tetapi orangtua juga harus mencontohkan apa saja yang baik untuk dilakukan di jejaring sosial . Jangan sampai apa yang mereka unggah membuat kehidupan mereka menjadi hancur.

4. Letakan komputer di area yang lebih mudah dipantau

Cara selanjutnya adalah dengan meletakkan komputer di ruang keluarga atau ruang santai yang mudah diawasi oleh orangtua. Jangan sekali-kali meletakan komputer didalam kamar anak, karena itu hanya akan membuat anak lebih mudah mengakses internet dan melihat hal-hal yang terlarang. Namun, jika komputer diletakan ditempat yang nyaman diawasi oleh orangtua, anak-anak akan takut untuk mengakses hal-hal aneh dan melihat hal-hal yang terlarang karena selaludilihat oleh orangtuanya.

5. Buat aturan terkait pemakaian jejaring sosial

Jika anak-anak memaksa untuk dibuatkan akun di jejaring sosial, orangtua bisa membuatkannya dengan syarat harus mematuhi peraturan yang dibuat oleh orangtua. Namun, ada baiknya jika aturan tersebut tidak terlalu mengekang anak, sehingga membuat anak bisa melakukan hal-hal nekat yang dilarang tersebut secara diam-diam. Ada baiknya jika peraturan tersebut bersifat menyenangkan sehingga anak-anak pun merasa sulit untuk melanggarnya.

Nah, itulah dia ke lima tips untuk mengawasi anak dari jejaring sosial.

 

5 Lagu ini Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyayikan. Ngeri Banget Dah!

Apa Komentar Kamu