5 Aksi Tembak Tembakan Antara TNI Dengan Polri Paling Menghebohkan


tni-serbu-markas-polisi-di-papua-terjadi-baku-tembak-rev4

Palingseru.com – Untuk mengamankan dan menjaga kesejahteraan negara pastinya sebuah negara membutuhkan yang namanya TNI dan juga Polri. TNI dan Polri ini memiliki tugas yang sama, yaitu menjaga dan mengamankan negaranya.

Karena memiliki tugas yang sama, seharusnya TNI dan Polri bisa saling bekerja sama untuk menciptakan dalam masyarakat.

Namun, apa jadinya jika TNI dan Polri malah berseteru hingga akhirnya melakukan aksi tembak menembak, bahkan aksi ini sampai membuat keresahan dalam masyarakat.

Kejadian ini, bukan hanya terjadi satu kali, tapi berulang kali dan bahkan sampai membuat masyarakat menjadi heboh. \

Nah, mau tau seperti apa aksi tembak menembak antara TNI dan Polri yang paling menghebohkan? Yuk, langsung saja kita simak ulasanya yang berikut ini, seperti dilansir Merdeka.com.

1. 1 tentara tewas akibat  bentrok TNI dan Polri di Batam

Akibat bentrokan yang terjadi antara Anggota TNI AD Yonif 134/Tuah Sakti bentrok dengan Brimob Polda Kepri, membuat 1 tentara tewas. Tentara yang tewas tersebut diketahui bernama JK Marpaung (33) asal Medan, Sumatera Utara.

Bentrokan antara anggota Batalyon 134 Tuah Sakti dengan Brimob diketahui merupakan dendam lama yang sebelumnya juga pernah terjadi pada 21 September 2014 lalu.

2. TNI serbu markas polisi di Papua, terjadi baku tembak

Tak hanya di Batam saja yang terjadi bentrokan antara TNI dengan Polri. Di Papua juga pernah terjadi bentrokan antara Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 756/Winame Sili (WMS) dengan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua pada tanggal 13 Oktober 2014. Bentrokan ini mengakibatkan  satu anggota TNI  mengalami luka tembak dibagian pahanya.

3. Serang pospol  di Karawang, anggota TNI  seret dan pukuli Polisi

Anggota TNI di karawang juga pernah memukuli polisi dan menyeretnya hingga mengalami luka parah. Bentrokan ini terjadi akibat  cekcok dihalaman parkir kantor DPRD Karawang. Tentara yang menggunakan seraga hijau dengan loreng-loreng masuk ke areal Kantor Pemda dan langsung menyerang dan menganiaya anggota Dalmas yang sedang melakukan pengamanan aksi buruh sambil teriak-teriak. Akibat penyerangan ini sekitar 20 orang anggota Dalmas mengalami luka-luka.

4. Markas Polres OKU dibakar TNI

Beberapa prajurit dari Batalyon Artileri Medan 15/76 Tarik Martapura menyerang Markas Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Kejadian ini membuat markas Polres OKU menjadi rusak bahkan mengalami kebakaran. Awalnya, kedatangan prajurit tersebut adalah mempertanyakan kemajuan penanganan kasus penembakan Pratu Heru Oktavianus yang tewas akibat ditembak Brigadir Bintara Wijaya.

Namun, keadaan malah berubah dan semakin memanas sehingga membuat TNI merasa marah dan akhirnya merusak markas Polres dan bahkan membakarnya.

5. Bentrok TNI- Polri ditengah kerusuhan Sampit

Saat terjadinya kerusuhan di wilayah Sampit, TNI dan Polres malah melakukan aksi saling tembak menembak yang akhirnya menewaskan dua korban dan lainnya luka-luka. Bentrokan ini terjadi ketika anggota Brimob meminta pengungsi untuk segera naik ke atas kapal yang akan berlayar, namun TNI menolak. Akhirnya suasan ini menjadi ricuh dan ditambah lagi dengan adu tembak yang membuatnya menjadi semakin kacau.

Nah, itulah dia ke lima bentrokan TNI dan juga Polri.

 

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Menarik