5 Kasus Pembunuhan Paling Sadis Selama 2014


022280900_1419521379-Foto_Multiple_Pembunuhan_20141

Palingseru.com – Pembunuhan merupakan sebuah kasus yang tidak pernah habisnya terjadi di sepanjang tahun. Setiap tahun ada saja kasus pembunuhan yang terjadi didunia ini.

Berbagai cara dilakukan oleh pembunuh untuk membunuh korbannya, dan berikut ini merupakan kasus pembunuhan yang paling sadis yang pernah terjadi di tahun 2014.

Pembunuhan paling sadis ini menjadi sebuah cuplikan hidup yang tak akan pernah terlupakan oleh keluarga korban yang ditinggalkan.

Nah, ada banyak kasus pembunuhan yang terjadi, tapi ke lima kasus ini tercatat sebagai kasus pembunuhan yang paling sadis didunia selama tahun 2014.

Seperti dilansir Liputan6.com, berikut inilah dia ke lima kasus pembunuhan paling sadis tersebut.

1. Pembunuhan Ade Sara

1

Kasus pembunuhan yang paling sadis pertama dialami oleh gadis muda yang berusia 19 tahun bernama Ade Sara. Gadis ini dibunuh oleh mantan pacarnya Ahmad Imam Al Hafitd (19)  dan juga temannya Assyifa Ramadhani (19). Ade dibunuh didalam mobil tanpa sebab yang diketahui. Sebelum dibunuh, Ade sempat disiksa oleh mereka hingga tewas dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Mayat Ade ditemukan di bahwa kolong jembatan di ruas Tol Bekasi  dalam kondisi mulut tersumpal koran dan leher tercekik tali tas. Untuk menutupi jejak pembunuhan tersebut, kedua pelaku sempat mengucapkan duka cita kepada pihak keluarga korban melalui akun twitternya masing-masing.

2. TNI Bakar Juru Parkir Monas

2

Salah satu TNI AD yang bernama Heri  telah membunuh tukang parkir di Monumen Nasional yang bernama Yusri. Heri yang merupakan pecandu Narkoba membakar tubuh Yusri dengan menyiramnya bensin lalu membakarnya. Yusri meninggal akibat luka bakar yang sangat parah. Heri pun kemudian di pecat dari pekerjaannya. Hal ini terjadi lantaran Heri marah karena Yusri tidak mau memberi jatah preman kepadanya sebesar Rp 200 ribu.

3. Mayat Tersumpal Pakaian Dalam

3

Pembunuhan yang dilakukan pada ibu dari dua orang anak yang bernama Dian Dwi Puryani ini hingga saat ini masih menjadi misteri. Mayat Dian ditemukan oleh seorang pencari rumput di tengah hutan Wisata Tinjomoyo, Kecamatan Gunungpati Semarang, Jateng.  Mayatnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan, yaitu mulut tersumpal celana dalam, tangan terikat selana dalam dan leher tercekik dengan celana dalam.

Selain itu ditemukan juga darah di kemaluan Dian yang diduga itu adalah darah menstruasi karena di samping tubuh Dian ada sebuah pembalut. Setelah diselidiki tidak ada satu pun tanda-tanda yang menunjukan si pelaku. Bahkan keluarganya pun sudah diperiksa namun tidak ada satu pun yang menunjukan pelaku dari pembunuhan Dian.

4. WNI ‘Ladyboy’ Mayang Prasetyo di Australia

4

Mayang Prasetyo yang merupakan seorang WNI transgender asal Lampung tewas di bunuh oleh oleh kekasihnya sendiri yang bernama  Marcus Peter Volke. Mayang dimutilasi oleh Marcus di apartemen di mana tempat mereka menginap. Tubuh Mayang ditemukan terpotong-potong, di mana sebagian ditemukan berserakan didalam kamar dan sebagian ditemukan di dalam panci di masak oleh Marcus.

Setelah membunuh kekasihnya sendiri, lalu Marcus juga bunuh diri dan mayatnya ditemukan di dalam tong sampah. Kejadian ini sungguh sangat memilukan di mana warga negara Indonesia di bunuh oleh warga negara asing di negaranya.

5. Pembunuhan 2 WNI di Hong Kong

5

Selain Mayang Prasetyo juga ada 2 WNI yang dibunuh oleh warga negara lain. WNI yang bernama Sumarti Ningsih asal Cilacap dan Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih asal Sulawesi, di bunuh oleh Rurik George Caton Jutting di apartemennya yang berada di Hong Kong.

Sumarti ditemuka  tewas didalam koper dan Seneng ditemukan tewas di kamar apartemen dalam kondisi leher ditikam dan juga bokong yang ditikam. Kejadian ini sungguh sangat menyiksa keluarga korban dan kini Jutting tengah mengalami persidangan di Hong Kong untuk dijatuhkan hukuman atas kelakuannya tersebut.

Nah, itulah dia ke lima pembunuhan paling sadis di tahun 2014.

 

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Menarik