4 Hal yang Tidak Kamu Ketahu Kenapa Pesawat Tempur Saudi Hancurkan Kedutaan Besar Indonesia di Yaman


saudi-akui-kemungkinan-bikin-kbri-hancur-rev1

[ads1]Palingseru.com – Baru – baru ini beredar kabar jika Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ibu Kota Sana’a, Yaman, dua pekan lalu hancur akibat pesawat tempur Arab Saudi. Sejumlah bangunan hancur dan bahkan peristiwa itu membuat beberapa WNI mengalami luka ringan , 37 WNI yang sempat bertahan di KBRI Sana’a telah diungsikan ke Kota Hudaidah lewat jalur darat dan 46 warga sipil Yaman tewas. Dibalik peristiwa ini apakah kamu tahu kenapa pesawat tempur Saudi ini bisa hancurkan Kedutaan Besar Indonesia.

Dan seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia fakta dibalik peristiwa tersebut .

1. Incar Gudang Senjata Houthi, malah kena KBRI

Salah satu alasan kenapa pesawat tempur Arab Saudi ini menghancurkan Keduataan Besar Indonesia di Yaman ini karena mengincar salah satu gedung senjata Houthi yang pada saat itu diketahui darisaksi bernama Muhammad Wazier Hidayat mahasiswa dari pendidikan di Yemenia University, itu mengatakan jika serangan rudal itu datang tiba-tiba sekitar pukul 11.00 waktu setempat dan kemudian membombardir kawasan di Bukit Faj Attan, dekat distrik Hadda yang terletak di dekat Istana Kepresidenan Yaman dan komplek kedutaan besar pelbagai negara. Selain KBRI, kedutaan Malaysia dan Maroko ada di distrik itu. Sedangkan obyek serangan Saudi kira-kira 1 kilometer dari KBRI.

2. Saudi Akui Kemungkinan KBRI Hancur

Setelah pesawat Arab Saudi berhasil menghancurkan Kedutaan Besar Indonesia di Yaman itu pun Pemerintah langsung melakukan protes kepada Duta Besar Arab Saudi Mustafa I.A Mubarak. Dalam hasil protes itu dikatakan jika pihak Saudi mengakui atas hancurnya KBRI tersebut . Pihak Dubes Mustafa memintamaaf atas serangan udara yang menyasar bangunan diplomatik tersebut.

“Saya melakukan pertemuan dengan Dubes Saudi. Intinya dua. Saya meminta penjelasan mengenai apa yang terjadi 20 April kemarin, saya minta penjelasan dari beliau” kata Menlu Retno L.P Marsudi saat ditemui di sela-sela Konferensi Asia Afrika, Balai Sidang Jakarta, Selasa (21/4).

3. RI Sudah minta Saudi Hati – Hati Serangan Sana

Ketika hancurnya KBRI akibat seranagn pesawat tempur Arab Saudi ini membuat pemerintah RI  memberikan sedikit penjelasan agar serbuan militer tak sampai menimpa korps diplomatik asing di Sana’a. Walaupun tuntutan untuk Sadui Arab ini belum dilakukan namun RI menghibau kepada Liga Arab untuk lebih mengetahui obyek vital dimana keduataan asing itu seharusnya harus dilindungi dan bukan dijadikan area konflik.

“Sebab 26 Maret lalu Indonesia sudah memberikan info mengenai longitude dan latitude lokasi Indonesia di Sana’a. Baik KBRI maupun Wisma Duta kita sudah berikan koordinatnya,” kata Retno.

4. Kemenlu Isyaratkan minta Saudi Ganti Rugi

Setelah hancurnya KBRI itu diketahui bila Kemenlu mengisyaratkan untuk meminta ganti rugi kepada Saudi yang sampai saat ini kabarnya masih menunggu penjelasan yang waktu itu telah disampaikan oleh Dubes Mustafa.

Retno selaku menlu itu mengatakan jika aset-aset utama pemerintah Indonesia di KBRI nyaris seluruhnya hancur itulah kenapa diperlukan ganti rugi.

“Saya meminta penjelasan dari mereka dan mencari penjelasan apa yang akan mereka lakukan,” ungkap Menlu.

Nah, itulah dia alasan kenapa pesawat Saudi Arab hancurkan KBRI.

 

 

 

 

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Taukah Kamu