Ini Tempat Tempat Prostitusi yang Berubah jadi Tempat Ibadah di Indonesia


3

[ads1]Palingseru.com – Sering ada kasus jika tempat ibadah itu dijadikan tempat mesum. Namun kini justru kebalikannya di mana tempat prostitusi dijadikan tempat ibadah. Keadaan tempat maksiat di rubah menjadi tempat yang lebih bermartabat dan bertaubat.

Para pendiri tempat ibadah di lokasi prostitusi ini memang patut di acungi jempol, dia seakan ingin merubah dunia menjadi lebih baik. Seperti yang kita lihat sekarang ini jika banyak warga Indonesia yang berprofesi sebagai PSK hanya karena menginginkan bayaran yang mahal dan rela menjual harga dirinya.

Dan tempat – tempat prostitusi mana saja yang dijadikan tempat ibadah ini. Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia diantaranya :

1. Kelurahan Dadap , Tanggerang

index

Salah satu tempat prostitusi yang kini disulap menjadi tempat ibadah yakni tempat prostitusi yang ada di Dadap , Tanggerang. Kabar akan dibangunnya tempat ibadah tersebut telah di bahas oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bersama pemerintah Kabupaten Tangerang . Dalam pembahasan ini , pembangunan tempat ibadah berupa Masjid Raya dan Islamic Center tersebut akan di bantu oleh masyarakat setempat.

Salah satu alasan dari pembangunan masjid ini bertujuan untuk mencegah masalah prostitusi.  Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Tangerang mengatakan, target pemerintah untuk melakukan penertiban lokalisasi prostitusi tersebut akan bersih di tahun 2016.

“Semua elemen harus dilibatkan dalam prosesnya nanti, jangan sampai terjadi reaksi dari penghuni lokalisasi” Ujarnya kepada merdeka.com, Kamis (3/12).

2. Kramat Tunggak, Jakarta Utara

kramat-tunggak-jakarta-utara-rev1

Tempat prostitusi di Kramat Tunggak , Jakarta Utara ini merupakan tempat prostitusi paling besar di Jakarta. Tempat ini berlokasi di wilayah Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara yang sampai saat ini sudah tercatat ada 2.000 orang PSK dan  dikendalikan oleh 285 mucikari pemilik rumah bordil.

Dari sejumlah laporan jika dulunya kampung ini sempat rusak akibat pernah terjadi kasus bayi yang dibuang kemudian dijual oleh warga sekitar. Bahkan akibat tempat ini moral warga di sana pun hancur lebur lantaran sebagian PSK tidak dapat kos di kawasan lokalisasi, sehingga tinggal bercampur dengan warga bahkan para PSK memberikan keuntungan ekonomi karena langganan makan dan cuci baju pada warga sekitar. Karena itu kehadiran para PSK malah disambut baik oleh warga.

Namun semakin tempat tersebut di biarkan , para pekerja prostitusi itu semakin menjadi – jadi dimana mereka setiap malam berdenyut suara musik dangdut, banyak minuman beralkohol hingga rayuan para lelaki hidung belang.

Dan berkat Zaman kepemimpinan Sutiyoso, Lokalisasi Kramat Tunggak Jakarta Utara yang awalnya menjadi tempat prostitusi kini disulap menjadi Jakarta Islamic Center .

3. Saritem , Bandung

3

Tempat prostitusi yang terletak di Saritem, Bandung ini dulunya tempat yang pernah menjadi tempat penjajahan Belanda. Tempat prostitusi ini di bangun pada tahun 1838 bermula ketika ada seorang gadis bernama Saritem yang merupakan seorang pedagang Jamu yang cantik, berhidung mancung dan berkulit putih.

Namun kecantikannya membuat pembesar Belanda tertarik dan menjadikannya selir. Dia pun resmi menjadi nyonya Belanda dan sering dipanggil Nyi Saritem. Dan sejak itulah, Nyi Saritem sering diminta oleh para serdadu Belanda untuk mencarikan gadis cantik untuk memenuhi hasrat seksualnya. Bahkan semakin terkenalnya , Saritem juga mengumpulkan gadis-gadis dari Cianjur, Sumedang, Garut, dan Indramayu .

Namun untuk mengatasi masalah ini , pemerintah Bandung berusaha menertibkan lokasi tersebut yang pada saat itu berada pada kepemimpinan Dada Rosyada dia merubah lokasi tersebut menjadi lokasi agama, yakni pesantren Daruttaubah pada tahun 2007.

Nah, itulah dia tempat – tempat yang disulap menjadi tempat ibadah.

 

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik