Ini Yang Dirasakan PSK ABG 19 Tahun Ketika Harus Melayani Delapan Pria Sehari


kawin-kontrak-puncak-bogor_20151030_131608

[ads1]Palingseru.com – Seorang gadis berusia 19 tahun yang bekerja sebagai PSK kini berani mengungkap apa yang dirasakannya setelah melayani delapan pria hidung belang dalam sehari. Gadis yang dirahasiakan namanya yang tinggal diwilayah C ini mengaku jika dirinya mencoba mencari peruntungan di kota orang.

Gadis yang sering disapa Neng ini menjajakan dirinya di kawasan yang berhawa dingin di, Kabupaten Bogor. Dia mengaku saat lulus sekolah, dirinya langsung diajak teman untuk bekerja sebagai PSK.

Kariernya sebagai wanita panggilan ini dilaukan setiap hari mulai pukul 22.00 WIB dirinya sudah duduk di sebuah mini bus hitam bersama beberapa wanita lain.

“Lulus sekolah langsung diajak teman buat kerja, tapi gak tahu kerja apa,” kata Neng.

Neng juga mengaku tarif untuk melayani pria hidung belang cukup terjangkau sesuai dengan harga kamar.

“Satu jam Rp. 300 ribu, kamarnya ada di sini, ada yang Rp. 75 ribu, ada yang Rp. 100 ribu,” paparnya sambil mengisap sebatang rokok.

Neng juga mengungkapkan jika para pria hidung belang yang ingin membokingnya harus lewat bosnya terlebih dahulu sebab jika lewat luar harganya sudah berbeda.

“Kalau mau pesan, harus lewat bos, pesan keluar, beda lagi harganya,” kata Neng.

Saat beberapa menit berbincang – bincang , tiba – tiba Neng terlihat meneteskan air mata dan berkata :

“Neng juga nyesal, pengen berenti tapi gak tahu caranya gimana, Neng bingung,” ucapnya sambil terbata.

Neng mengaku dirinya mau melakukan pekerjaan hina ini lantaran kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan. Itulah kenapa jika Neng setiap bulannya harus mengirimkan uang kepada ibunya dikampung agar bisa makan dan membeli kebutuhan lainnya.

“Ibu cuma kerja jadi pembantu, bapak sudah tidak ada dari Neng SD, pengen bantu ibu. Adik masih ada dua yang sekolah, paling ngirim juga buat mereka bertiga saja,” ungkap Neng.

Neng ini sebetulnya juga memiliki keinginan seperti remaja lain yang bisa hidup senang. Namu karena kondisi keluarga yang jauh dari kata cukup itu membuatnya harus rela menjadi PSK.

Neng mengaku setiap harinya dia mampu melayani 8 pria hidung belang. Bahkan banyak sekali pengalaman yang dia rasakan saat menjadi wanita pemuas hasrat pria hidung belang itu.

“Paling sedikit delapan kali, dari jam 22.00 sampai 01.00 WIB, sudahnya itu suka sakit,” kata Neng.

Bukan hanya karena intensitas berhubungan intim yang tinggi, tapi juga perlakuan para konsumen yang kerap kasar. Namun , Neng mengaku jika Bos (mami, red), tidak membiarkan anak asuhnya dalam kondisi tidak fit saat bekerja. Dia bersama beberapa rekannya selalu memeriksakan kondisi badan secara rutin di Puskesmas yang tidak jauh dari kosannya.

Dan untuk menjaga stabilitas tubuh dan agar terhindar dari penyakit, Neng selalu mewajibkan konsumennya untuk menjaga kebersihan sebelum dan sesudah berhubungan intim.

“Suntik KB mah rutin, terus ada obat-obat kaya vitamin gitu, sama minum jamu. Kondom mah wajib atuh, dan suruh bersih-bersih dulu, udah itu baru aku,” pungkas Neng, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (30/12).

 

More From: Berita Menarik