“Inilah satu-satunya cara untuk mengobati penyakit saya”, Kepalanya Harus dipindahkan ke Tubuh Orang Lain


646x323-pria-ini-siap-jadi-sukarelawan-operasi-pergantian-kepala-1608313

Palingseru.com – Transplantasi jantung hati dan ginjal mungkin sudah familiar dan sudah banyak dilakukan banyak orang. Namun kini Valery Spiridonov ini menjadi orang pertama yang akan melakukan transplantasi kepala.Tranpalantasi Jantung , ginjal dan hati saja dikatakan memiliki resiko yang cukup tinggi bagaimana dengan transplantasi kepala yang pastinya lebih beresiko akibat kepala memiliki banyak sel saraf yang terhubung dengan nyawa manusia.

Dan kini Valery Spiridonov menjadi orang pertama di dunia yang bertekad untuk melakukan transplantasi kepala akibat dirinya sudah tidak sanggup lagi menahan penyakit yang di deritanya.

Valery menderita penyakit yang sungguh menyiksa yaitu sejenis penyakit Werding Hoffman. Penyakit ini adalah penyakit yang menyerang saraf otot tulang belakang dan kepala yang bisa mengakibatkan si penderita sangat tersiksa .

Baca juga : Tren Baru di Korea, Wanita disana kini Lagi Hobi Transplantasi Bulu Kemaluan

Dalam mewujdukan niatnya ini , Vlaery Spiridonov ini meminta bantuan kepada dokter spesialis Sergio Canavero , dokter ini mengaku jika dirinya memiliki kemampuan melakukan operasi bedah transplantasi kepala, meskipun risiko yang dihadapi sangat besar.

Menurut dokter Canavero mengatakan jika pasien akan mengalami koma selama 4 minggu sebelum ia pulih dan tersadar setelah dirinya mengalami transplantasi kepala. Dan Valery  ini menjadi salah satu pasien pertama yang akan ditangani di awal tahun ini, bahkan dokter juga mengatakan jika Valery menjadi salah satu pasien yang kuat serta pantang menyerah untuk terus bertahan hidup karena penyakit yang di deritanya ini kebanyakan membuat penderita tutup usia di umur 20 dan Valery telah kuat melawan penyakitnya hingga usinya sekrang 30 tahun.

Tekad Valery Spiridonov untuk melakukan transplantasi kepala ini pun sangat bulat bahkan dia begitu ingin cepat melakukan transplantasi kepala ini agar dia bisa sembuh dari penyakitnya dan bisa beraktivitas normal tanpa selalu meminta bantuan orang lain untuk aktivitas kesehariannya.

Hingga pada akhirnya , Spindonov akan dibawa oleh tim bedah lain untuk mendinginkan tubuhnya sampai 50 derajat Farenheit. Ini akan menunda kematian pada jaringan otak sekitar satu jam, sehingga ahli bedah harus bekerja dengan cepat.

Dan dengan bantuan pisau berlian, tim bedah akan memisahkan kepala kedua pasien dari tubuh mereka serta memutus tali tulang belakang mereka pada waktu yang sama. Setelah itu, sebuah derek akan digunakan untuk menggeser kepala Spiridonov ke leher tubuh donor. Kedua ujung sumsum tulang belakang kemudian akan menyatu bersama dengan bantuan bahan kimia polyethyle glycol atau PEG, yang telah terbukti dapat menumbuhkan kembali sel-sel yang membentuk tulang belakang.

Beruntung , transplantasi tersebut sukses dilakukan.

Lihat juga : 10 Kisah Transplantasi Organ Paling Luar Biasa

More From: Aneh Unik