Tekan Kode Ini Kamu Bakal Mengetahui Ponsel Kamu Pernah disadap Atau Tidak


Cara-Sadap-SMS-Pada-Semua-Operator

Palingseru.com – Mengecek pulsa yang pernah di sadap atau tidak sebenarnya mudah. Hanya dengan menakan tombol *#61# maka kamu bisa mengetahui apakah ponsel kamu pernah di sadap atau tidak.

Kasus ponsel di sadap ini tentunya harus segera di berantas karena bisa merugikan kamu sendiri. Penyadapan ponsel ini biasanya terkait dengan berkurangnya saldo yang telah di curi oleh pihak tak bertanggung jawab.

Baca juga : Cara Mudah Hack Akun Facbook, Cukup Waktu 60 Detik

Lihatlah seperti ini contohnya jika ponsel kamu tidak disadap :

Tekan tombol *#61# lalu call. Jika hasilnya seperti gambar di bawah ini bearti ponsel kamu aman.

Whats_App_Image_2016_08_30_at_16_02_49

Namun jika ponsel kamu seperti ini artinya ponsel kamu telah di sadap dan dalam kategori tidak aman.

Whats_App_Image_2016_08_30_at_15_19_48

Perlu untuk diketahui jika pelaku penyadapan memiliki berbagai cara untuk mengetahui data penting maupun isi percakapan ponsel pengguna. Ketua Lembaga Riset Keamanan Cyber dan Komunikasi (CISSReC) Pratama Persadha menjelaskan bahwa melakukan penyadapan tidaklah sulit hanya lewat sebuah jalur komunikasi.

“Prinsipnya semua yang lewat jalur komunikasi bisa disadap. Dengan ketersediaan alat, teknologi dan sistem, melakukan penyadapan lebih mudah dari memasak mi instan,” ujar Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset CISSReC, Pakar Keamanan Cyber dan Komunikasi melalui keterangan resmi kepada Okezone.

Dan salah satu cara paling mudah untuk melakukan penyadapan ini bisa dengan melakukan berbagai metode seperti metode yang pasif sampai aktif. ‎

Untuk penyadapan pasif dilakukan dengan mengambil info dari Base Transceiver Station (BTS) milik provider.

“Dengan intersep langsung ke BTS, penyadap bisa mengambil semua informasi, baik SMS, Voice sampai data. Ini dilakukan tanpa harus melakukan penetrasi ke handphone target sadapan. Penyadapan pasif seperti ini tidak bisa dideteksi, karena tidak mengubah informasi apapun,” jelas pria kelahiran Cepu ini.

Sementara penyadapan yang dilakukan institusi resmi dengan menggandeng provider.

“Penyadapan dengan menggandeng provider hampir mustahil diketahui. Karena kita tidak akan merasakan apapun. Baik telepon maupun SMS akan berjalan normal seperti biasa. Karena informasi didapatkan penyadap langsung dari provider,” ujar Pratama.

Dan untuk penyadapan aktif dilakukan dengan menggunakan bantuan BTS buatan atau BTS semu. BTS semu ini berfungsi mencegat sms, data maupun voice via OTA (on the air) sebelum menuju BTS asli.

“Dalam proses intersep ini, penyadap bisa saja memodifikasi pesan, bahkan bisa bertindak sebagai pengirim pesan. Jadi ini sangat berbahaya karena bisa manipulasi informasi,” terang mantan ketua tim IT Kepresidenan dari Lembaga Sandi Negara ini.

‎Tak hanya itu , penyadapan aktif juga bisa dilakukan dengan cara Memasang bug ke dalam handphone seseorang.

“Model penyadapan jenis ini baru bisa diketahui melalui uji forensik. Nanti akan diketahui apakah ada bug, malware atau trojan di dalam handphone target penyadapan.”

Jika pengguna secara tidak sadar menjadi korban dari penyadapan, maka pengguna telah tertipu pada teknologi enskripsi.  Adapun untuk mengetahui apakah seseorang disadap tidaklah mudah.

“Untuk mengetahui adanya penyadapan secara OTA (on the air) memerlukan alat counter surveillance signal detector and spectrum analyzer. Bisa menjangkau frekuensi 20 Khz sampai 24 Ghz. Alat ini bisa mendeteksi sinyal yang mencurigakan. Namun alat ini sangat mahal dan hanya diperjualbelikan untuk instansi negara,” kata Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset CISSReC, Pakar Keamanan Cyber dan Komunikasi melalui keterangan resminya, seperti yang dilansir dari Merdeka.com (2/9).

‎Demikian pula untuk mengetahui adanya BTS semu juga dibutuhkan alat khusus yang bernama GSM monitoring.

“Dengan GSM monitoring akan ketahuan, mana saja identitas BTS asli dan resmi dan BTS semu yang digunakan penyadap,” tambahnya.

Pratama mengimbau agar para pejabat kita mawas diri terhadap penyadapan. Bukan untuk menghindari KPK, namun informasi yang mereka miliki sangat rentan untuk disadap asing dan pihak tidak bertanggungjawab.

Nah, untuk itu kamu harus lebih smart lagi dalam menggunakan ponsel.

Lihat juga : Ternyata NSA Bisa Sadap Ponsel iPhone Yang Ada di Seluruh Dunia

More From: Tekno