4 Cewek Cantik Ini Malah Nekat Gabung ISIS, Ini Alasan Mereka


4-wanita-cantik-yang-bergabung-dengan-isis

palingseru.com – Masih segar dengan kabar mencengangkan wanita model bugil asal Inggris yang bergabung dengan kelompok militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Model cantik bernama Kimberley Minners itu meninggalkan negaranya demi berjihad dengan ISIS.

Akibat perbuatannya, ia pun menjadi incaran polisi dan tim intel. Terlepas dari itu, ternyata Minners bukanlah yang pertama, ada beberapa wanita lain lagi yang juga telah bergabung dengan militan ISIS.

Berikut daftar nama-nama wanita cantik yang telah bergabung dengan ISIS, dikutip dari merdeka.com, Selasa (6/9/2016).

1.Tareena Shakil

tareena-shakil

Tareena Shakil, perempuan 26 tahun asal Staffordshire, Inggris, harus berurusan dengan pengadilan setelah ia memutuskan untuk  bergabung dengan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada tahun lalu.

Shakil diketahui membeli paket liburan ke Turki pada Oktober 2014 dengan mengajak anaknya yang masih berusia 14 bulan. Tapi kemudian ia melanjutkan perjalanan ke Raqqa, di sebelah utara Suriah.

Dia mengirimkan pesan kepada keluarganya dengan mengatakan, “Kalau kalian tidak mencintai ISIS maka saya tidak mau berbicara lagi dengan kalian.”

Tak hanya itu, Shakil juga mengirim foto anaknya yang sedang membawa senjata Ak-47 dan mengatakan kepada ayahnya, Muhammad Shakil, bahwa dia sudah belajar mengucapkan ‘Allahu Akbar’.

Jaksa mengatakan Shakil telah menikah dengan seorang jihadis ketika di Suriah. Dan ia diculik dari Turki untuk dibawa ke Suriah setelah memiliki hubungan spesial dengan seorang pria bernama Ahmad. Namun semua gugatan itu dibantah oleh Shakil.

Shakil diyakini menjadi perempuan Inggris pertama yang dikenai dakwaan terror setelah kembali dari Suriah.

2.Sally Jones

sally-jones

Sally Jones, wanita asal Inggris yang pernah menjadi musisi rock dilaporkan telah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ia diduga telah menyelinap masuk ke Suriah setelah terlibat asmara di dunia maya dengan pria Inggris, Junaid Hussain, tersangka dalam pembunuhan jurnalis Amerika Serikat James Foley.

Sally kini telah menjadi seorang mualaf. Hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakannya yang pernah diunggahnya di akun Twitter miliknya, @UmmHussain101.

Ia bahkan pernah mengirimkan pesan berupa ancaman kepada pengguna Twitter Yahudi dan mengagumi Usamah Bin Ladin.

“Kalian orang Kristen semuanya perlu dipenggal dengan pisau tumpul dan dipajang di pagar-pagar sepanjang Raqqa. Datang ke sini saya akan melakukannya untuk Anda!” kicau Sally yang diunggahnya beberapa hari lalu. Namun the Daily Mail menyebut kicauan ini kini telah dihapus.

3.Kimberley Minners

kimberley-minners

Berikutnya ialah wanita model ‘panas’ asal Bradfod, Inggris. Kimberley Kiners diduga telah bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ini dibuktikan dengan penggantian nama wanita berusia 27 tahun ini di akun Facebooknya, yang berganti menjadi Aisha Lauren al-Britaniya.

Selain itu, model hot yang selalu berpose untuk The Sun ini sering membagikan foto serta video ISIS. Hal ini pun diakui oleh Minners, jika dirinya sering membagikan hal tersebut kepada teman di sosial media.

“Saya membagikan banyak video (propaganda ISIS). Saya tidak tahu apa yang salah dengan mereka, yang saya pahami adalah mereka mencoba melindungi agamanya,” kata Miners.

Saat diinterogasi, Minners mengaku jika dirinya pernah dirayu oleh salah satu kelompok ISIS yang diketahui bernama Abu Usamah al-Britani.

“Dia mengatakan jika saya bisa meninggalkan Inggris maka pergilah,” kata Miners.

4.Samra Kesinovic dan Sabina Selimovic

samra-sabina

Dua remja asal Austria, Samra Kesinovic (17) dan Sabina Selimovic (15), juga pernah bergabung dengan gerakan radikal Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Namun, keputusan mereka untuk menegakkan khilafah di sana membuat mereka hidup sengsara.

Pasalnya, mereka dijadikan budak seks oleh kelompok teroris yang mematikan itu. Bahkan, saat menelepon keluarganya masing-masing, mereka mengaku sudah muak, karena setelah bergabung dengan ISIS mereka selalu disetubuhi.

“Lewat sambungan telepon kepada keluarganya, mereka mengaku tidak tahan lagi, mereka ingin pulang,” kata sumber surat kabar Austria Oesterreich.

Kedua remaja ini meminta untuk dipulangkan ke tanah kelahirannya. Namun permintaan itu ditolak oleh pemerintah Austria.

“Sudah terlambat, mereka sendiri yang dulu pergi dan melepas status kewarganegaraannya,” kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Austria, Karl-Heinz Grundboeck.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Menarik